Tunggak Pajak Setahun Lebih, Dirut PDAM Jayapura Ditegur KPK

Direktur PDAM Jayapura Entis Sutisna, dapat teguran keras dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menunggak bayar pajak air selama setahun.

Tunggak Pajak Setahun Lebih, Dirut PDAM Jayapura Ditegur KPK
www.papua.go.id
KPK Tegur Dirut PDAM Jayapura karena menunggak pajak 

TRIBUNPAPUA.COM - Direktur PDAM Jayapura Entis Sutisna, mendapat teguran keras dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi Papua, Entis Sutisna ditegur karena menunggak pembayaran pajak air permukaan (PAP) selama setahun lebih.

Entis Sutisna juga dianggap tak cakap dalam mengelola finansial di badan usaha milik daerah (BUMD) itu, karena membayar pajak air permukaan kepada pemerintah provinsi tak secara periodik (bulanan), melainkan setahun sekali.

"Harusnya PDAM ini berkewajiban bayar pajak air permukaan sebulan setelah pemakaian," ujar Koordinator Wilayah VIII KPK RI, Adlinsyah Malik Nasution, pada Monitoring dan Evaluasi Optimalisasi Pendapatan Provinsi Papua, Rabu (24/7), di Sasana Karya Kantor Gubernur Dok II, Jayapura.

KPK Lakukan Evaluasi Pencegahan Korupsi di Provinsi Papua dan Papua Barat

"Lalu kenapa bisa dari data dibayar secara tahunan," tanyanya.

"Ini PDAM yang diuntungkan karena uangnya bisa digunakan untuk hal lain dulu," lanjutnya.

"Lucunya pihak pemerintah provinsi ini tidak komplain. Ini kan aneh," tambahnya.

"Makanya, saya minta segera diselesaikan sebab bila tidak saya akan adukan ke walikota supaya di ganti saja bapak (Direktur PDAM Jayapura) ini," ancam Adlinsyah Malik Nasution.

KONI Jawa Tengah Dukung PON 2020 di Papua

Sementara Direktur PDAM Jayapura Entis Sutisna pada kesempatan itu menjelaskan asalan pembayaran pajak yang dirapel setahun sekali tersebut, sebelumnya telah berdasarkan dengan pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Papua.

Penjelasan itu, langsung disemprot Koordinator Wilayah VIII KPK RI, Adlinsyah Malik Nasution.

Halaman
12
Penulis: Sigit Ariyanto
Editor: mohamad yoenus
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved