HUT Kemerdekaan RI

Kata Istana soal Anggota Paskibraka Nasional 2019 Putri Bakal Pakai Celana Panjang

Istana Kepresidenan beri penjelasan soal anggota Paskibraka Nasional 2019 Putri yang tak lagi menggunakan rok saat bertugas, tetapi celana panjang.

Kata Istana soal Anggota Paskibraka Nasional 2019 Putri Bakal Pakai Celana Panjang
(Warta Kota/Alex Suban)
Anggota Paskibraka Tarissa Maharani Dewi asal Jawa Barat siap bertugas membawa baki bendera untuk melaksanakan tugas pengibaran bendera merah putih pada upacara Peringatan detik-detik Proklamasi Hari Kemerdekaan RI ke-73 di Istana Merdeka, Jumat (17/8/2018) pagi. 

TRIBUNPAPUA.COM - Istana Kepresidenan mendukung anggota Paskibraka Nasional 2019 Putri tak lagi menggunakan rok saat bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi celana panjang.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan, penggunaan celana ini telah sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2018 tentang Tata Pakaian pada Upacara Kenegaraan dan Acara Resmi.

Dalam peraturan itu disebutkan, perempuan dapat mengenakan rok atau celana panjang.

"Dalam aturannya kan 'dapat' , maka bisa menyesuaikan semuanya, hijab, pakai celana," kata Heru saat dihubungi, Senin (29/7/2019).

Jokowi Sudah Terima Sejumlah Nama Calon Menteri Kabinet Kerja Jilid 2, Akui Lebih Mudah Memilih

Heru mengatakan, aturan anggota putri Paskibraka menggunakan celana panjang ini memang awalnya dibuat untuk memudahkan mereka yang berhijab.

Namun, akan lebih baik jika semua anggota putri Paskibraka menggunakan celana panjang demi keseragaman.

"Yang tidak hijab bisa pakai rok, tapi untuk keseragaman dan keindahan maka bisa celana dan lebih rapi," kata Heru.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga, Asrorun Ni'am Sholeh, berharap masyarakat tidak lagi berspekulasi atau menebar rumor yang dikaitkan dengan sentimen kelompok.

"Kebijakan ini semata agar tertib pelaksanaan dan penyesuaian terhadap aturan yang didahului oleh kajian dan serap aspirasi. Jadi tidak tiba-tiba, apalagi dikaitkan dengan isu macam-macam," kata dia.

Awal Kasus Cinta Terlarang Kakak Adik di Luwu Terungkap, Pengakuan sang Anak Buat Warga Makin Curiga

Terhadap tanggapan sebagian masyarakat yang mencibir kebijakan itu, Ni'am memaklumi karena bisa jadi mereka kurang memahami landasannya secara utuh.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved