Alasan Galih Ginanjar Lebih Betah di Sel Tikus dan Menolak Pindah ke Kamar Tahanan

Hingga kini, Selasa (5/8/2019), Galih Ginanjar masih mendekam di sel tikus Rutan Polda Metro Jaya.

Alasan Galih Ginanjar Lebih Betah di Sel Tikus dan Menolak Pindah ke Kamar Tahanan
Wartakota/Feri Setiawan
Galih Ginanjar mulai meringkuk di tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/7/2019) Tiga tersangka tersebut atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. 

TRIBUNPAPUA.COM - Hingga kini, Selasa (5/8/2019) tersangka kasus pencemaran nama baik melalui media elektronik Fauruz A Rafiq, Galih Ginanjar masih mendekam di sel tikus Rutan Polda Metro Jaya.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Iman mengatakan, sebetulnya suami Barbie Kumalasari tersebut sudah diperbolehkan keluar karena masa sanksinya telah usai.

Adapun sel tikus merupakan kamar isolasi yang diperuntukkan para tahanan yang melanggar ketertiban.

"Ini sebetulnya sudah keluar dari sel tikus. Tapi Galih ini masih di dalam sel tikus. Saya sudah suruh keluar tapi dia bilang 'Pak saya pilih di sini karena saya lebih khusyuk ibadahnya'. Lucu kan," ujar Barnabas ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (5/8/2019).

Langgar Aturan, Galih Ginanjar dan Pablo Benua Dijebloskan ke Sel Tikus

Meski demikian, lanjut Barnabas, pihak Dittahti mengabulkan permintaan Galih tersebut.

Berbeda dengan Galih, Pablo Benua yang juga sempat dijebloskan ke sel tikus lebih memilih kembali ke kamar tahanan bersama para tahanan lain.

Sebelumnya Barnabas menjelaskan, pada tanggal 19 Juli 2019 Galih Ginanjar dan Pablo Benua kedapatan membawa ponsel saat petugas rutan melakukan razia.

Atas perbuatan keduanya, polisi kemudian menjebloskan keduanya ke dalam sel tikus selama satu minggu.

Di sel tikus keduanya tak diperbolehkan dibesuk oleh keluarga.

Mendekam di Sel Tikus karena Langgar Aturan, Galih Ginajar dan Pablo Benua Tak Boleh Dijenguk

Namun setelah sanksi pertama, Pablo dan Galih kembali melakukan pelanggaran.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved