Breaking News:

Oknum Tentara yang Ditangkap Bersama Bandar Narkoba dan Sempat Viral Mengaku Fotonya Direkayasa

Kasus penangkapan anggota TNI yang sempat viral yang berbuntut 17 personel Satres Narkoba Polrestabes Medan dimutasi akhirnya menjadi saksi.

Tribun Medan / Victory
Anggota TNI Praka Januar Tanjung warga Asmil 125 Simbisa, Kompi Balige, menjadi saksi dalam kasus dugaan sabu Irawan Andiko dan Budi Harianto sebanyak 3.872 gram di PN Medan, Senin (5/8/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Anggota TNI Praka Januar Tanjung warga Asmil 125 Simbisa, Kompi Balige memberikan kesaksian di Persidangan PN Medan, Senin (5/8/2029).

Kesaksian itu berkaitan dengan kasus penangkapan anggota TNI yang sempat viral yang berbuntut 17 personel Satres Narkoba Polrestabes Medan dimutasi akhirnya menjadi saksi dalam kasus dugaan sabu Irawan Andiko dan Budi Harianto sebanyak 3.872 gram.

Dalam keterangannya Praka Januar Tanjung mengungkapan bahwa dirinya benar mengajak terdakwa Irawan yang merupakan abang iparnya untuk mengambil paket di daerah Tanjungbalai.

"Saya awalnya ajak Irawan untuk pergi ke Tanjungbalai, karena saya tahu dia bisa supir. Saya tidak jelaskan sama bang ipar saya. Lalu disupirilah saya pak, lalu sampai Tanjungbalai menjelang magrib. Lalu abang ipar saya tinggal di Tempat Pelelangan Ikan di situ," ujar Praka Januar Tanjung saat ditanya Hakim Ketua Gosen Butar-Butar.

Egianus Kogoya Disebut Masih Remaja, TNI Anggap Tidak Mungkin karena Alasan Ini

Ia melanjutkan bahwa dirinya akan pergi untuk mengambil barang dengan temannya.

"Saya bilang ada urusan, lalu saya tinggal disitu saya kasih uang. Saya pergi menjemput barang itu. Waktu di sana orang yang menyerahkan tidak tahu namanya dan dia pakai masker. Di situ kami tidak ada pembicaraan di daerah semak-semak. Disuruh buka kaca belakang, lalu melempar sebuah kardus kaca mobil kanan, di bangku kedua, ada dua kardus," tutur Praka Januar Tanjung.

FOTO VIRAL Praka Januar Tanjung dan dua rekannya ditangkap anggota polisi.()
FOTO VIRAL Praka Januar Tanjung dan dua rekannya ditangkap anggota polisi.() (Grup WA Jurnalis Medan via Tribun Medan)

Lalu yang memberikan barang mengucapkan, "Bang hati-hati di jalan', lalu saya langsung pergi."

Saat ditanya Hakim Gosen apakah isi dari barang tersebut sehingga harus dibawa ke Medan, Praka Januar Tanjung berulang kali menjawab bahwa isinya adalah kulit tringgiling.

"Tidak ada disebutkan bahwa itu narkotika. Saya tidak tahu isinya. Lalu saya pergi ke Medan tepatnya di Jalan Amaliun sesuai arahan menemui saudara Putra. Yang saya tahu isinya tringgiling di dalam kotak," cetus Praka Januar Tanjung.

Lalu hakim menunjukkan bentuk kotak yang tersebut yang tepat berada di depan JPU Chandra Naibaho.

Tanggapi Permintaan Bupati Nduga, Kapuspen TNI: Pasukan TNI di Sana Bukan untuk Menakut-nakuti Warga

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved