Breaking News:

Kongres PDIP 2019

Permintaan Megawati pada Kader Partainya jika Diminta Pimpin PDIP hingga 2024

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, disebut telah mendapat permintaan dari kadernya untuk kembali memimpin partai pada periode 2019-2024.

Tribunnews/Jeprima
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat menerima kunjungan Pimpinan Ikhwanul Muballighin Mudjib Khudori di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018). 

"Hanya tadi dikatakan Ibu Mega meminta agar seluruh kader benar-benar menunjukkan kedisiplinannya, menunjukkan keteladannya. Karena itulah tantangan yang diberikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri harus kami jabarkan dengan penuh disiplin, penuh kesadaran ideologis tetapi juga memberikan teladan di dalam kehidupan berpartai," tambah Hasto.

Ia juga menjelaskan, Megawati menekankan kepada para kadernya bahwa sebagai partai pelopor berarti tidak hanya punya kesadaran ideologi, tapi juga sejarah perjuangan bangsa.

Dan memiliki kedisplinan, tidak hanya dalam teori, namun juga dalam tindakan dan berbicara.

Kongres V PDIP di Bali, Puan Sebut Megawati akan Buat Kejutan: Tunggu Momentum

"Pendeknya menjadi teladan dalam etika dan moral ini tidak mudah. Tapi inilah yang harus dijawab oleh partai untuk benar-benar mampu hadir sebagai partai yang memberikan keteladanan dan memimpin pergerakan rakyat," katanya.

Hasto pun menyampaikan salah satu buktinya.

Yakni surat perintah partai berisi instruksi kepada seluruh kader partai di struktur, eksekutif, legislatif di seluruh Indonesia, untuk tidak melakukan dan mencegah penyalahgunaan wewenang serta kekuasaan.

Yaitu untuk melakukan korupsi dengan mengatasnamakan kongres V PDIP. Di surat itu tegas dinyatakan bahwa setiap yang melanggar akan langsung dipecat.

"Surat itu dikeluarkan pada 5 Agustus," ujar Hasto.

Secara jujur diakui Hasto, pihaknya tak mau kejadian saat kongres pada 2015 terulang kembali. Saat itu, seorang kader partai dipecat dengan tidak hormat.

Jokowi-Prabowo Kalah dari JK-Megawati di Lomba Balap Karung, SBY-Habibie Sempat Terjatuh

"Kami belajar pada kongres 2015 lalu dimana ada kader kami yang dipecat dengan tidak hormat. Pemecatan seketika ketika di dalam kongres ini melakukan perbuatan yang tidak terpuji," jeas Hasto.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved