Kongres PDIP 2019

Wasekjen Partai Ungkap Alasan Megawati Sengaja Sebut Nama Ahok saat Pidato di Kongres PDIP

Wasekjen PDIP membebekan alasan Megawati menyebut nama Ahok saat menyampaikan pidato politik dalam Kongres PDIP.

Wasekjen Partai Ungkap Alasan Megawati Sengaja Sebut Nama Ahok saat Pidato di Kongres PDIP
(KOMPAS.COM/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat ditemani Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri saat mendaftar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di KPU DKI Jakarta, Rabu (21/9/2016). 

TRIBUNPAPUA.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eriko Sotarduga membeberkan alasan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menyampaikan pidato politik dalam Kongres V PDIP.

Eriko mengatakan, Mega sengaja menyebut nama Ahok karena Ahok dinilai sebagai simbol bahwa PDIP memerangi politik identitas.

Reaksi Prabowo dan Ahok saat Namanya Disebut Khusus oleh Megawati dari Panggung Kongres PDIP

"Di tengah esensi pelbagai perbedaan, di tengah sekarang problem radikalisme ya, problem politik identitas, kita tidak boleh mengabaikan yang namanya prinsip kita saling menghargai, saling bertoleran, saling menghormati," kata Eriko kepada wartawan, Kamis (8/8/2019) malam.

Eriko mengatakan, disebutnya nama Ahok juga menandakan bahwa Megawati tidak melupakan Ahok meski baru tercatat sebagai kader PDIP dan sempat bermasalah dengan hukum.

"Kita tidak pernah meninggalkan beliau, dan tidak pernah mau mengatakan bahwa karena ada hal seperti itu (masalah hukum) dia bukan bagian kita. Nah itu yang ingin ditunjukkan oleh ketua umum kami," ujar Eriko.

Datang ke Kongres PDIP Kenakan Kemeja Merah, Ahok Disambut Sejumlah Kader yang Teriakkan Namanya

Kendati demikian, menurut Eriko, disebutnya nama Ahok tak berarti Ahok akan mendapat tugas atau jabatan khusus di tubuh organisasi PDIP atau pemerintahan.

Menurut Eriko, Ahok belum mempunyai niat untuk kembali berlaga di kancah politik. PDIP, kata Eriko, menghargai keputusan Ahok.

"Jadi biarlah kita berikan kesempatan beliau, PDI Perjuangan memberi kesempatan pada beliau untuk menata kehidupannya dulu. Soal nanti politik atau apa, nantilah. Tanyakanlah pada beliau," kata Eriko.

Sebut Dirinya Tak Mungkin Jadi Menteri, Ahok: Saya Sudah Cacat di Republik Ini

Curhat soal Kondisi Kesehatannya, Ahok Mengaku Punya Satu Kelemahan

Diberitakan sebelumnya, Megawati menyebut nama Ahok ketika membacakan pidato politik dalam Kongres V PDIP di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Kamis kemarin.

"Basuki Tjahaja Purnama, karena sudah jadi kader PDI Perjuangan," kata Mega. Ahok lantas berdiri.

"Ada yang bilang, jangan dong panggil Pak Ahok lagi. Saya bilang ya emang namanya begitu. Pak Purnama, Pak Purnama, apa kabar," kata Mega yang disambut tawa kader dan undangan.

"Ya kan senang ya kalau tertawa ya," ucap dia.

(Ardito Ramadhan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Alasan Megawati Sebut Nama Ahok dalam Pidato Politik di Kongres PDI-P

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved