Mahfud MD Buat Sayembara Tantang Netizen Buktikan Tudingan Anti-bendera Tauhid, Hadiahnya 10 Juta

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menantang netizen untuk membuktikan tudingan bahwa dirinya anti-bendera tauhid.

Mahfud MD Buat Sayembara Tantang Netizen Buktikan Tudingan Anti-bendera Tauhid, Hadiahnya 10 Juta
(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)
Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD selepas bertemu sejumlah tokoh agama di kawasan Kalibata, Rabu (10/7/2019) 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menantang netizen untuk membuktikan tudingan bahwa dirinya anti-bendera tauhid.

Tantangan ini disampaikan Mahfud melalui media sosialnya. Ia bahkan akan memberikan uang Rp 10 juta bagi yang berhasil membuktikan.

“SAYEMBARA: 10 JUTA BAGI YANG BISA....ditunggu jawabannya sampai 17 Agustus 2019 jam 18.00WIB. Mahfud MD Bakal Kasih Rp 10 Juta ke Pihak yang Bisa Buktikan Dirinya Anti-Bendera Tauhid,” tulis Mahfud dalam akun instagram miliknya.

Kepada Kompas.com, Senin (12/8/2019), Mahfud menjelaskan maksud tantangannya itu.

Menurut Mahfud, ia menyampaikan tantangan itu sebagai respons atas kabar bohong yang menyebutkan dirinya anti-bendera tauhid.

Ketika itu, kata Mahfud, ia ditanya oleh wartawan terkait taruna Akmil Enzo Zens Allie yang diduga berkaitan dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Lalu, ia mengatakan, TNI bisa saja sedang kecolongan. Akan tetapi, hal itu sulit terjadi karena seleksi masuk ke TNI sangat ketat.

Soal Polemik Enzo Allie, Menhan Ryamizard: Periksa Dulu, Baru Nanti Saya Ambil Alih

Mahfud mengaku, pernyataannya itu tidak ada kaitannya dengan bendera tauhid.

"Ada wartawan tanya ke saya, bagaimana menurut pak Mahfud soal Enzo Zens, 'Ya saya bilang bisa saja TNI kecolongan kan,' tetapi menurut saya TNI itu seleksinya ketat kan gitu, orang dilihat latar belakangnya dari ibunya, saudaranya kalau masuk akmil gitu, tidak ada kaitannya (dengan bendera Tauhid)," kata Mahfud.

Ia mengatakan, warganet di sosial media sangat liar dalam memaknai pernyataannya.

Halaman
12
Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved