Mahfud MD Buat Sayembara Tantang Netizen Buktikan Tudingan Anti-bendera Tauhid, Hadiahnya 10 Juta

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menantang netizen untuk membuktikan tudingan bahwa dirinya anti-bendera tauhid.

(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)
Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD selepas bertemu sejumlah tokoh agama di kawasan Kalibata, Rabu (10/7/2019) 

Oleh sebab itu, ia meminta siapa pun yang bisa membuktikan akan diberi uang senilai Rp 10 juta.

"Iya di medsos liar, karena itu saya suruh buktikan dimana saya mengatakan itu, kan beritanya enggak begitu, semua ada empat wartawan, enggak ada yang menulis begitu (anti-bendera Tauhid), tapi kan lalu muncul pengembangan di medsos," ujar dia.

Mahfud mengaku, tidak mengaitkan bendera tauhid dengan gerakan radikal. Hal itu menurut dia, dua hal yang berbeda.

Ia mengatakan, bendera tauhid itu milik semua orang, bukan hanya kelompok radikal. Ia mengaku juga memiliki bendera tauhid.

"Bendera tauhid itu milik semua orang, bukan milik orang radikal, dan saya termasuk yang punya bendera tauhid. Dulu saya sudah bertahun-tahun ada tulisan La Ilaha Illallah," ucap Mahfud.

Selanjutnya, Mahfud mengatakan, bendera tauhid merupakan lambang keimanan dan kecintaan seseorang pada kalimat tersebut.

"Nah saya enggak menganggap bendera tauhid itu bendera radikalisme, itu lambang keimanan dan kecintaan orang. Bahwa seseorang menggunakan itu (bendera tauhid) tidak harus disimpulkan dibilang radikal itu tidak benar," kata Mahfud.

(Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahfud MD Tantang Netizen Buktikan Tudingan Anti-bendera Tauhid, Hadiahnya 10 Juta"

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved