Kerusuhan di Manokwari

Massa Blokade Jalan hingga Pembakaran Gedung DPRD Papua Barat, Ini Kronologi Kerusuhan di Manokwari

Berikut kronologi kerusuhan di Manokwari yang dihimpun Kompas.com dari sejumlah sumber. Massa Blokade Jalan hingga Pembakaran Gedung DPRD Papua Barat.

Editor: mohamad yoenus
KONTRIBUTOR KOMPAS TV/ BUDY SETIAWAN
Aksi blokade jalan oleh masyarakat Papua di Manokwari, terhadap tindakan rasisme yang terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya. 

Peter pun tak menyangka aksi tersebut berujung pada pembakaran gedung DPRD Papua Barat.

Ditemui Gubernur Papua Lukas Enembe, Massa Aksi Protes Duduk Bersila di Lapangan

Sementara itu, Kapolri Tito Karnavian menyebutkan, aksi kerusuhan di Manokwari dipicu peristiwa kecil di Malang dan Surabaya.

Ada ungkapan bernada merendahkan masyarakat Papua dan peristiwa itu sudah ditangani.

Namun beberapa saat kemudian beredar hoaks sehingga memicu kemarahan masyarakat Papua.

Tito mengimbau warga Papua untuk tidak terpancing hoaks yang dapat mengadu domba masyarakat.

Dia juga berharap warga luar Papua untuk menjalin komunikasi dan persaudaraan dengan warga Papua.

"Warga Papua adalah saudara kita sendiri. Jangan mudah diadu domba dengan informasi yang tidak jelas sumbernya," kata Tito, Senin.

Wagub Papua Barat Mohamad Lakotani Cek Fasilitas Umum yang Terbakar Akibat Kerusuhan di Manokwari

Gubernur Jatim minta maaf

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ia sudah menelepon gubernur Papua dan menyampaikan permohonan maaf atas apa yang terjadi di Surabaya dan Malang hingga menyebabkan kemarahan massa di Manokwari.

"Kami telepon Gubernur Papua, mohon maaf. Sama sekali itu bukan suara Jatim. Harus bedakan letupan bersifat personal dengan apa yang menjadi komiten Jatim," kata Khofifah saat jumpa pers bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian seperti ditayangkan Kompas TV, Senin. (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Kerusuhan di Manokwari hingga Pembakaran Gedung DPRD Papua Barat"

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved