Kerusuhan di Fakfak

Polri Sebut Ada Segelintir Orang yang Coba Lakukan Provokasi di Fakfak: Sedang Diidentifikasi

Polri mengatakan pihaknya tengah mengidentifikasi segelintir orang yang masih mencoba memprovokasi masyarakat agar kerusuhan kembali terjadi di Fakfak

Polri Sebut Ada Segelintir Orang yang Coba Lakukan Provokasi di Fakfak: Sedang Diidentifikasi
(KOMPAS.com/Devina Halim)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Mabes Polri mengatakan pihaknya tengah mengidentifikasi segelintir orang yang masih mencoba memprovokasi masyarakat agar kerusuhan kembali terjadi di Fakfak, Papua Barat.

"Hanya segelintir orang yang mencoba memprovokasi masyarakat, tapi sedang diidentifikasi kelompok masyarakat tersebut dan beberapa simbol juga sudah diamankan polisi," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Wagub Papua Barat Duga Kerusuhan di Fafkfak Ditunggangi oleh Pihak-pihak Tertentu

Menurutnya, segelintir orang itu berusaha mengagitasi situasi di lapangan.

Namun, masyarakat setempat bersama aparat keamanan justru berhasil melokalisir insiden tersebut.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mengatakan masyarakat juga tidak setuju dengan tindakan segelintir orang yang berusaha memantik situasi semakin panas tersebut.

Sengaja Diperlambat Selama 9 Jam, Akses Internet di Fakfak akan Pulih Pukul 18.00 WIT

Lebih lanjut, Dedi menegaskan pihaknya menerjunkan satu satuan setingkat kompi (SSK) dari Brimobda Sultra yang diberangkatkan dari Sorong untuk menjamin keamanan di Fakfak.

"Tentunya khusus untuk (wilayah) Fakfak apabila ditemukan perbuatan melawan hukum maka akan dilakukan penegakan hukum," imbuh jenderal bintang satu itu.

(Vincentius Jyestha Candraditya)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polri Identifikasi Segelintir Orang yang Masih Coba Provokasi di Fakfak

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved