Kerusuhan di Fakfak

Wagub Papua Barat Duga Kerusuhan di Fakfak Ditunggangi oleh Pihak-pihak Tertentu

Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani menduga aksi kerusuhan ini sudah ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu.

Wagub Papua Barat Duga Kerusuhan di Fakfak Ditunggangi oleh Pihak-pihak Tertentu
Facebook/ Gunawan Pally
Kios Pasar Fakfak dibakar demonstran 

TRIBUNPAPUA.COM - Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani menduga aksi kerusuhan ini sudah ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu.

Kerusuhan kembali terjadi di Papua, Rabu (21/8/2019). Kali ini, kerusuhan berupa pembakaran terjadi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Saat dihubungi Tribunnews.com melalui sambungan telepon, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani membenarkan terjadinya kerusuhan di Fakfak.

Pada Rabu pagi, terjadi pembakaran kantor Dewan Adat dan Pasar Tumburuni di FakFak.

"Beberapa jam lalu terjadi pembakaran kantor Dewan Adat dan Pasar Tumburuni," kata Lakotani, Rabu siang. 

Kerusuhan Pecah di Tanah Papua, Sikap Jokowi hingga Rencana yang Disiapkan Ketua Adat

Menurut Lakotani, kerusuhan ini disebabkan oleh adanya konsentrasi massa sejak Selasa malam.

Konsentrasi massa, kata Lakotani, ada di dua titik.

Lakotani melanjutkan, berdasarkan informasi yang ia terima, saat ini situasi sudah bisa dikendalikan oleh aparat keamanan. 

Polisi juga menambah personel untuk mencegah meluasnya kerusuhan.

Soal penyebab kerusuhan ini, Lakatoni mengatakan masih merupakan lanjutan dari aksi protes atas rasisme di Surabaya.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved