Cerita Korban Kerusuhan Manokwari, Tahan Pintu Rumah Pakai Tangan saat Massa Mendobraknya Pakai Kayu

Kerusuhan di Manokwari beberapa hari lalu menyisakan kisah yang mungkin tak akan dilupakan bagi Johannes (55).

Cerita Korban Kerusuhan Manokwari, Tahan Pintu Rumah Pakai Tangan saat Massa Mendobraknya Pakai Kayu
Tribun-Timur/ Fahrizal Syam
Rumah Johannes, korban kerusuhan Manokwari 

TRIBUNPAPUA.COM - Kerusuhan di Manokwari beberapa hari lalu menyisakan kisah yang mungkin tak akan dilupakan bagi Johannes (55).

Warga Manokwari ini menjadi saksi amukan massa pengunjuk rasa yang merusak sejumlah fasilitas di Kota Manokwari.

Rumah Johannes sendiri bahkan nyaris juga menjadi korban perusakan, andai Ia dan keluarganya tak mampu mempertahankan diri dari serangan massa.

Rumah Johannes terletak di Jl Yos Sudarso, Manokwari, hanya sekitar 10 meter di depan showroom mobil yang dibakar massa pengunjuk rasa.

Kini Kondusif, Situasi Wamena Sempat Mencekam karena Baku Tembak antara Aparat Keamanan dengan KKB

Di depan rumahnya itulah menjadi titik kumpul ribuan massa pengunjuk rasa dari berbagai lokasi di Kota Manokwari.

Johannes menceritakan, saat unjuk rasa terjadi, sejumlah massa juga mencoba membobol pintu rumahnya dengan menggunakan benda tumpul seperti kayu dan batu berukuran besar.

Johannes yang berada di dalam rumah bersama istri dan anak, mencoba bertahan dengan menahan pintu dari dalam menggunakan kekuatan dan peralatan seadanya.

"Mereka sudah lempar dan dobrak ini pintu pakai kayu. Saya sama anak tahan pakai tangan dari dalam," kata Johannes kepada Tribun Timur, ditemui di rumahnya, Jumat (23/8/2019).

Polisi Tetapkan 3 Orang sebagai Tersangka Perampok dan Pembakar Bendera saat Kerusuhan Manokwari

Beruntung, pintu rumah Johannes yang terbuat dari kayu cukup tebal, mampu menahan dobrakan, walau akhirnya terlihat beberapa retakan.

Pria yang kesehariannya membuka warung kelontong ini mengaku, hari saat kerusuhan berlangsung, Ia memang sudah tak membuka tokonya, karena sudah mendapat info akan adanya massa di sekitar rumahnya.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved