Kerusuhan di Papua

Ketua DPR Desak Polri Tangkap Pelaku Rasisme ke Mahasiswa Papua: Selesaikan Tanpa Pandang Bulu

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Polri segera menangkap pelaku dugaan tindak pidana diskriminasi rasial terhadap mahasiswa asal Papua.

Ketua DPR Desak Polri Tangkap Pelaku Rasisme ke Mahasiswa Papua: Selesaikan Tanpa Pandang Bulu
KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Polri segera menangkap pelaku dugaan tindak pidana diskriminasi rasial terhadap mahasiswa asal Papua.

Dugaan tindakan rasisme tersebut terjadi saat insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Jumat (16/8/2019) pekan lalu.

Akibatnya, terjadi aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

"Harus diproses hukum semuanya, terutama soal penghinaan kalau ditemukan ada pelanggaran hukum dan pidana," ujar Bambang saat ditemui di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8/2019).

"Saya minta dan mendorong pihak kepolisian menyelesaikannya tanpa pandang bulu. Jadi betul-betul penegakan hukum dilakukan secara fair," lanjut dia.

VIDEO Detik-detik Baku Tembak antara TNI-Polri dengan KKB di Wamena, Warga Menangis dan Berteriak

Bambang mengatakan, kepolisian harus menindak dengan tegas pihak-pihak yang melakukan provokasi.

Sebab tindakan itu telah memicu peristiwa kericuhan di Papua dan Papua Barat.

Di sisi lain, politisi Partai Golkar itu berharap pemerintah menggunakan pendekatan yang komprehensif dan menghindari kekerasan dalam menangani situasi pasca-kericuhan.

"Pihak-pihak yang memprovokasi harus diproses hukum kemudian pendekatan ke Papua pun harus komprehensif, menghindari kekerasan agar semua kembali normal," kata Bambang.

Diberitakan, gelombang aksi massa terjadi di sejumlah daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat, sejak Senin (19/8/2019) lalu.

Ikut Berperan dalam Baku Tembak di Wamena, Berikut Pergerakan Egianus Kogoya

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved