Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Kerusuhan Pecah di Sejumlah Titik di Papua, Ini yang Terjadi di Manokwari hingga Jayapura

Aksi massa buntut dugaan tindak rasisme kepada mahasiswa Papua di Jatim beberapa waktu lalu masih berlangsung hingga Kamis (29/8/2019).

(KOMPAS/JOHN ROY PURBA)
Asap mengepul dari kawasan pertokoan di Entrop, Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019) 

Pendemo merusak bandara dengan melempar benda ke arah terminal bandara, yang menyebabkan beberapa kaca rusak.

Kantor polisi dan Lapas Sorong Kota tak lepas dari amukan massa.

Kericuhan di depan Kantor Wali Kota Sorong, Papua, Selasa (20/8/2019).
Kericuhan di depan Kantor Wali Kota Sorong, Papua, Selasa (20/8/2019). ((KOMPAS.com/ISRUL PANCA ADITRA))

Dikabarkan, sekitar 90 persen lapas hangus dan menyebabkan 258 narapidana kabur.

Kericuhan terjadi saat Wali Kota Lambertus Jitmau menemui massa di Kantor Wali Kota Sorong.

Pendemo melempari Lambertus dengan batu, di mana kemudian aparat kepolisian menembakkan gas air mata.

Sebanyak 15 fasilitas publik dikabarkan mengalami kerusakan.

Tujuh SPBU yang sempat tutup pun kembali beroperasi normal pada Kamis (22/8/2019).

Minta Pemerintah Fokus Selesaikan Masalah di Papua, Amien Rais: Jangan Sampai Terlambat

4. Timika

Aksi protes di Timika, Papua atas kasus dugaan rasisme mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang berlangsung pada Rabu (21/8/2019).

Demo menyebabkan sejumlah fasilitas seperti Hotel Grand Mozza, Gedung DPRD Mimika, serta mobil di sekitar menjadi sasaran amukan massa.

Ilustrasi - Polisi memukul mundur massa demonstran dalam peristiwa kerusuhan di Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019).
Ilustrasi - Polisi memukul mundur massa demonstran dalam peristiwa kerusuhan di Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019). (KOMPAS.COM/ IRSUL PANCA ARDITA))

Sepuluh orang berstatus sebagai tersangka akibat kerusuhan yang terjadi ini.

Seluruh tersangka dikenai pasal berlapis, yaitu Pasal 170 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Sebelum menentukan sepuluh tersangka, posisi mengamankan 45 orang pendemo dan 34 orang diproses hukum lebih lanjut.

Kapolri: Kami Tahu Ada Pihak yang Bermain untuk Mengembangkan Hoaks di Papua

5. Fakfak

Kerusuhan yang terjadi di Fakfak pada Selasa (20/8/2019) ini diduga ditunggangi pihak tertentu.

Massa membakar ban di tengah jalan.

Kios Pasar Fakfak dibakar demonstran
Kios Pasar Fakfak dibakar demonstran (Facebook/ Gunawan Pally)

Aksi sempat terhenti setelah petugas mengamankan beberapa orang, sebelum akhirnya unjuk rasa kembali berlangsung di Jalan Baru dan Pasar Thumburani pada Rabu (21/8/2019) pagi.

Pendemo melakukan perusakan di Pasar Thumburani.

Sekitar 500 orang mengikuti aksi unjuk rasa ini.

Aksi memanas diduga karena pengibaran bendera Bintang Kejora, yang sering dikaitkan dengan referendum Papua.

Terdapat satu warga yang menjadi korban.

Sejumlah bangunan, mobil, dan rumah mengalami kerusakan.

(Kompas.com/Dhias Suwandi/Devina Halim/Budy Setiawan/Aprillia Ika/Mela Arnani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kerusuhan di Papua, Apa yang Terjadi di Manokwari hingga Jayapura?

Editor: mohamad yoenus
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved