Tempuh Perjalanan 8 Hari untuk Evakuasi, Polisi Tak Temukan Jenazah 5 Pendulang Emas di Yahukimo

Aparat kepolisian belum menemukan jenazah lima orang yang diduga korban dari penyerangan di Kampung Minim, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Tempuh Perjalanan 8 Hari untuk Evakuasi, Polisi Tak Temukan Jenazah 5 Pendulang Emas di Yahukimo
(KOMPAS.com/Devina Halim)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Aparat kepolisian belum menemukan jenazah lima orang yang diduga korban dari penyerangan di Kampung Minim, Kabupaten Yahukimo, Papua.

"Untuk beberapa yang diduga informasi awal adanya korban meninggal dunia sampai sekarang belum diketemukan jenazahnya," tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/9/2019).

Padahal, polisi setempat telah menyambangi titik koordinat yang diduga menjadi lokasi jenazah para korban.

Namun, setelah melakukan perjalanan hingga 8 hari menuju titik koordinat tersebut, polisi tak menemukan satu pun jenazah.

Komnas HAM Sebut Pendekatan Dialog Bisa Akhiri Konflik di Papua

"Jadi ketika ditemukan titik kordinatnya, yang perjalanannya 8 hari menuju ke situ, ya sudah enggak ada lagi (jenazahnya)," kata dia.

Kini, polisi sedang fokus melakukan evakuasi para penambang tersebut. Hingga Jumat hari ini, total terdapat ratusan orang yang telah berhasil dievakuasi.

Dedi mengatakan, sebanyak 288 pendulang emas berhasil dievakuasi pada 4 September lalu. Kemudian, 189 orang diselamatkan pada 5 September 2019.

Terakhir, sebanyak 6 korban yang mengalami luka bacok telah dilarikan ke Rumah Sakit Tanah Merah.

Polri Menduga Dalang Kerusuhan di Papua Telah Merancang Aksi hingga 1 Desember Mendatang

Sebelumnya, polisi menduga, penyerangan terhadap orang-orang yang diduga penambang emas di Distrik Sarandela, Kabupaten Yahukimo, Papua itu terjadi secara spontan.

"Motifnya hanya penyerangan secara spontan ya terhadap masyarakat yang sedang melakukan pendulangan emas," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019).

Dedi mengatakan, para penyerang melakukan aksinya secara tiba-tiba sambil membawa sejumlah senjata tajam.

(Devina Halim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jenazah 5 Pendulang Emas Korban Penyerangan di Yahukimo Hilang"

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved