Polres Asmat Temukan 4 Jenazah dalam Keadaan Hangus Terbakar, Diduga Pendulang Emas di Yahukimo

Polres Asmat, Papua, menemukan empat jenazah yang diduga pendulang emas yang menjadi korban penyerangan di Yahukimo.

Polres Asmat Temukan 4 Jenazah dalam Keadaan Hangus Terbakar, Diduga Pendulang Emas di Yahukimo
Kompas.com
Kapolres Asmat AKBP Andi Yoseph Enoch SIK. AKBP Andi Yoseph Enoch sendiri menjabat sebagai Kapolres Asmat setelah menggantikan AKBP Abdul Azis, pada 19 Agustus lalu. Pria kelahiran 1974 ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1997. 

TRIBUNPAPUA.COM - Polres Asmat, Papua, menemukan empat jenazah yang diduga pendulang emas yang menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal di wilayah penambangan emas di Yahukimo.

Keempat jenazah itu ditemukan di Camp Kelapa 7, pada Jumat (6/9/2019), dalam keadaan tubuh yang sudah tidak utuh lagi karena hangus terbakar.

Keempat jenazah itu ditemukan setelah 15 personel Polres Asmat dipimpin langsung Kapolres Asmat AKBP Andi Yoseph Enoch melakukan penyisiran lokasi sejak Selasa (3/9/2019).

417 Penambang Emas di Yahukimo selamatkan Diri Ke Boven Digoel, 5 di antaranya Dirawat di RS

Andi Yoseph Enoch mengatakan, polisi juga menemukan 148 pendulang yang berhasil menyelamatkan diri di dalam hutan.

"Mereka ditemukan bersembunyi di tengah hutan," kata AKBP Andi kepada Kompas.com, Sabtu (7/9/2019).

Saat ini, jenazah dan seluruh korban selamat telah dibawa ke Kampung Mabul.

Rencananya, mereka akan dibawa ke Kota Agats, yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Asmat.

Tak Terkait Kerusuhan Papua, Wiranto Sebut Penyerangan di Yahukimo Terjadi karena Konflik Lama

"Kita evakuasi ke Kota Agats," kata Enoch.

Sebelumnya, pada Minggu (1/9/2019), sekelompok masyarakat yang diperkirakan berjumlah 100 orang menyerang para pendulang di lokasi penambangan emas di Yahukimo.

Dalam peristiwa ini, para pendulang kemudian berusaha menyelamatkan diri, baik ke Asmat, Boven Digoel dan Pegunungan Bintang.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved