Anggota Polisi Kritis setelah Tertembak Eks Prajurit Zeni Tempur TNI di Kabupaten Tanah Laut

Seorang mantan anggota TNI terlibat baku tembak dengan aparat kepolisian di Kalimantan Selatan.

Anggota Polisi Kritis setelah Tertembak Eks Prajurit Zeni Tempur TNI di Kabupaten Tanah Laut
(KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWAR)
UGD Rumah Sakit Ulin, Banjarmasin, Kalsel, tempat anggota polisi dari Polres Tanah Laut di rawat, Sabtu (7/9/2019) 

TRIBUNPAPUA.COM, TANAH LAUT - Seorang mantan anggota TNI terlibat baku tembak dengan aparat kepolisian di Kalimantan Selatan. 

Eks prajurit TNI ini ternyata merupakan anggota komplotan pencurian sapi. 

Dalam peristiwa baku tembak ini, satu anggota polisi terkena tembakan. 

Polisi yang terkena tembakan kini dalam keadaan kritis di rumah sakit. 

Sementara mantan anggota TNI dikabarkan juga mengalami luka tembak di tubuhnya. 

Prajurit TNI Yonif 411 Latih Pelajar SMP di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Upacara Bendera

Namun eks anggota TNI ini berhasil melarikan diri ke dalam hutan. 

Aparat gabungan kini tengah mencari keberadaan eks prajurit tersebut. 

Baku tembak terjadi di Desa Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, pada Sabtu petang (7/9/2019).

"Iya benar, ada anggota kena tembak, saat ini dirawat di dalam, kondisinya kritis," ujar Dirkrimsus Polda Kalsel, Kombes Rizal, saat diwawancara di Rumah Sakit Ulin, Banjarmasin, Sabtu (7/9/2019).

Rizal memastikan seorang anggota komplotan juga terkena tembak dalam insiden itu.

Pangdam XVIII/Kasuari Lantik 319 Prajurit TNI AD, Didominasi Putra Asli Papua

Halaman
123
Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved