Kerusuhan di Papua

Indonesia Kirim Utusan Temui Komisi Tinggi HAM PBB untuk Jelaskan Kondisi di Papua dan Papua Barat

Menkopolhukam menyebutkan, pemerintah telah mengutus perwakilan tetap Indonesia untuk bertemu dengan Komisioner Tinggi HAM PBB di Jenewa, Swiss.

Indonesia Kirim Utusan Temui Komisi Tinggi HAM PBB untuk Jelaskan Kondisi di Papua dan Papua Barat
WARTA KOTA/Henry Lopulalan
KONDISI KEAMANAN PAPUA - Menkopolhukam Wiranto (kanan, berkacamata) bersama sejumlah tokoh Papua menyampaikan keterangan terkait kondisi keamanan Papua di kantor Menkopulhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (30/8/2019). Pemerintah bersama tokoh Papua dan Papua Barat menghimbau masyarakat untuk menahan diri dan menghindari tindakan anarkis. 

TRIBUNPAPUA.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebutkan, pemerintah telah mengutus perwakilan tetap Indonesia untuk bertemu dengan Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (KT HAM PBB) di Jenewa, Swiss.

Perwakilan tersebut diutus untuk menjelaskan kondisi sebenarnya yang terjadi di Papua dan Papua Barat saat ini.

Sebab, menurut Wiranto, di luar negeri beredar banyak informasi tidak benar soal Papua.

Wiranto: Kondisi Papua dan Papua Barat Kondusif, tapi Masih Ada Provokasi, Selebaran-selebaran Gelap

Wiranto mengatakan, distorsi informasi dikemas, kemudian dikembangkan tak sesuai realitas di lapangan.

"Banyak pelanggaran HAM, banyak pembunuhan, sudah ada satu riot ingin merdeka di semua tempat dan sebagainya. Padahal kenyataannya tidak begitu," kata Wiranto saat konferensi pers di Kantor Kemenkopolhukam, Senin (9/9/2019).

"Memang Watampri kita di PBB, di Jenewa, Pak Hasan Kleib sudah bertemu dengan Komisioner Tinggi HAM untuk menyampaikan kebenarannya," ujar dia.

Jadi Aktor Intelektual Kerusuhan Papua dan Papua Barat, Ini Peran FBK di Lapangan

Wiranto mengatakan, hal tersebut dilakukan agar informasi salah yang diberitakan tersebut tidak diterima sebagai kebenaran oleh Komisi Tinggi HAM PBB.

"Ini kita harapkan media memberitakan yang sebenarnya, jangan sampai memberitakan kabar-kabar yang sebenarnya tidak benar. Kita sama-sama punya tugas untuk sampaikan berita yang benar-benar adanya," ucap Wiranto.

Dalam kesempatan ini, Wiranto juga menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo meminta agar kondisi yang sangat kondusif di Papua dan Papua Barat tetap dipertahankan.

Sebut Ada 700 Mahasiswa Papua Pilih Pulang Kampung, Ini Tanggapan Kapolda Papua

Menurut dia, Jokowi memiliki prinsip yang sangat jelas berkaitan dengan kondisi di dua provinsi yang sedang mengalami permasalahan ini.

"Prinsip Presiden sangat jelas bahwa kondisi yang sangat baik dan kondusif ini agar terus dipertahankan," ujar Wiranto sebelum rapat koordinasi tentang perkembangan terkini Papua dan Papua Barat di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

(Kompas.com/Deti Mega Purnamasari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Banyak Informasi Keliru, Indonesia Kirim Utusan Temui Komisi Tinggi HAM PBB

Editor: mohamad yoenus
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved