BJ Habibie Meninggal Dunia

Sempat Diragukan, Pendekatan 'Ajaib' Habibie Berhasil Mengangkat Ekonomi Indonesia saat Krisis 1998

Gejolak nilai tukar rupiah masih membayangi Indonesia seiring dengan dinamika ketidakpastian ekonomi global.

Editor: mohamad yoenus
Tribunnews/Jeprima.
Presiden ke-3 RI BJ Habibie saat menghadiri acara konferensi pers terkait maraknya pembajakan film Indonesia di Kawasan Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2016). 

TRIBUNPAPUA.COM - Gejolak nilai tukar rupiah masih membayangi Indonesia seiring dengan dinamika ketidakpastian ekonomi global.

Hingga saat ini, Pemerintah dan Bank Indonesia tetap masih mewaspadai gejolak rupiah.

Saat krisis keuangan tahun 1998 silam, Indonesia pernah memiliki pengalaman kejatuhan rupiah hingga Rp 17.000 per dollar AS.

Namun dengan berbagai langkah tepat dan terukur BJ Habibie, Presiden Ri ketika itu, rupiah bisa merangkak naik hingga Rp 6.500 per dollar AS.

Habibie punya pendekatan "ajaib" memahami gejolak nilai tukar rupiah saat itu.

Mengenang Sosok Habibie, Bapak Pesawat Terbang yang Tak Pernah Berniat Jadi Presiden

Habibie bukanlah seorang ahli ekonomi. Ia seorang engineer pesawat terbang.

Hal itulah yang membuat banyak ekonom tak yakin Habibie mampu mengangkat ekonomi Indonesia paska-krisis 1998.

Presiden Ke 3 RI BJ Habibie hadir pada konferensi pers rencana produksi film Habibie & Ainun 3, di Jakarta, Kamis (4/4/2019). Film Habibie & Ainun 3 tersebut akan mengisahkan tentang masa muda Hasri Ainun Besari, yang akan diperankan oleh Maudy Ayunda.
Presiden Ke 3 RI BJ Habibie hadir pada konferensi pers rencana produksi film Habibie & Ainun 3, di Jakarta, Kamis (4/4/2019). Film Habibie & Ainun 3 tersebut akan mengisahkan tentang masa muda Hasri Ainun Besari, yang akan diperankan oleh Maudy Ayunda. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Namun hasil berkata lain, pemerintahan Habibie justru mampu menjawab pesimisme itu.

Pendekatan Habibie dalam melihat kondisi ekonomi, termasuk nilai tukar rupiah menjadi pembeda.

Ridwan Kamil Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Habibie: Doa Terbaik untuk Sang Guru Bangsa

Habibie memahami kondisi ekonomi menggunakan pendekatan aeronautical atau aeronautika.

Ia melihat kejatuhan rupiah pada 1998 ibarat pesawat terbang dalam keadaan stall.

Stall merupakan posisi saat pesawat kehilangan daya angkat.

Bagian depan pesawat mengarah ke atas dengan sudut lebih dari 15 derajat.

Kondisi ini bisa menyebabkan pesawat jatuh.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved