Indonesia dalam Keadaan Waspada Pasca-Serangan Drone di Kilang Minyak Arab Saudi Aramco

Serangan drone ke kilang milik Saudi Aramco akhir pekan lalu membuat pemerintah ketar-ketir.

pep.pertamina.com
Ilustrasi kilang minyak 

Sebab Saudi Aramco menyuplai banyak negara di dunia.

Ada 11 Perusahaan Indonesia di Daftar 200 Perusahaan Terbaik Asia Pasifik Versi Forbes, Apa Saja?

"Jadi pasti kalau 50 persen di-cut atau terhenti, kita harus melihat kejelasan seberapa cepat mereka recover," kata Sri Mulyani.

"Maka yang muncul adalah berapa banyak yang suplai minyak yang bisa disuplai oleh cadangan minyak mereka," sambung dia.

Perempuan yang kerap disapa Ani itu bilang pemerintah akan menganalisa lebih dalam dampak lonjakan harga minyak pasca kilang Saudi Aramco diserang drone.

Apakah akan bertahan lama atau hanya sesaat. Semua masih butuh analisa yang mendalam.

Sementara itu Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara mengatakan, Indonesia dalam keadaan waspada pasca serangan drone tersebut.

"Itu mesti kita waspadai betul karena sebagian supply minyak kita dari sana. Saya yakin pemerintah Arab Saudi punya contingency plan," kata dia.

Sempat Diisukan Milik Singapura, Terungkap Siapa Saja Pemegang Saham Gojek

Melonjaknya harga minyak dunia akan memukul asumsi atau perhitungan ekonomi yang sudah dibuat oleh pemerintah.

Hal yang nyata dan paling bisa dirasakan masyakarat yakni melonjaknya harga BBM.

Subsidi BBM yang masih diberikan oleh pemerintah pun bisa membengkak.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved