Indonesia dalam Keadaan Waspada Pasca-Serangan Drone di Kilang Minyak Arab Saudi Aramco

Serangan drone ke kilang milik Saudi Aramco akhir pekan lalu membuat pemerintah ketar-ketir.

Indonesia dalam Keadaan Waspada Pasca-Serangan Drone di Kilang Minyak Arab Saudi Aramco
pep.pertamina.com
Ilustrasi kilang minyak 

Belum lagi tarif listrik yang hitunganya juga memperhatikan harga minyak dunia.

Di sisi lain neraca dagang Indonesia juga bisa kian tekor lantaran nilai impor minyak akan melonjak mengikuti harga minyak dunia yang naik.

Sebelumnya seperti dilansir dari Kontan, Analis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono menyebut, skenario terburuk akibat peristiwa itu memang bisa membuat harga minyak dunia menembus level 100 dollar AS.

Sempat Diragukan, Pendekatan Ajaib Habibie Berhasil Mengangkat Ekonomi Indonesia saat Krisis 1998

Meski begitu, harga minyak yang bisa berada di level tinggi itu diperkirakan tidak akan bertahan untuk waktu yang lama.

Apalagi muncul kecurigaan bahwa serangan di kilang minyak Suadi Aramco memiliki unsur geopolitik untuk menjaga harga minyak tidak jatuh terlalu dalam.

"Tapi enggak akan lama, harga akan masuk lagi ke area 50 dollar AS per barrel-60 dollar AS per barrel untuk jangka menengah," kata dia.

(Kompas.com/Yoga Sukmana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kilang Minyak Saudi Aramco Diserang Drone, Indonesia Waspada

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved