Pimpin Rapat Penanganan Karhutla, Jokowi: Saya Tak Perlu Banyak Laporan, tapi Tindakan di Lapangan

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta laporan dari menteri soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam sebuah rapat di Kota Pekanbaru, Riau.

instagram/sekretariat.kabinet
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas tentang Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau, di Hotel Novotel Pekanbaru, Senin (16/9) malam. 

Pantauan itu menggunakan citra dari empat satelit yakni Aqua, Terra, SNPP, dan NOAA 22.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Samarinda, Sutrisno, menyebut titik panas itu bergerak fluktuatif pada cuaca yang panas.

Jarak pandang di Bandara APT Pranoto Samarinda hanya 200 meter pada Senin pagi.

Disebutkan penyebab umum kabut asap yang terjadi di Kalimantan Timur adalah berasal dari karhutla di beberapa daerah seperti Kutai Kertanegara, Penajam, hingga Berau.

Namun sebagian lainnya merupakan asap kiriman dari Kalimantan Tengah atau Kalimantan Barat.

Pasalnya, arah angin berhembus dari tenggara sampai barat daya sehingga mengarah ke Kalimantan Timur.

Gubernur Kalbar Sutarmidji Yakin Lahan Konsesi Perusahaan Jadi Penyumbang Kabut Asap Terbesar

Kabut asap juga menyerbar ker beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Di Malaysia, lima kota sudah menunjukkan angka berbahaya sehingga sekolah diliburkan.

Sementara di Singapura, jika kondisi kabut asap terus memburuk.

Pelaksanaan kompetisi balap Formula 1 yang akan digelar pada Jumat hingga Minggu pekan depan pun terancam. 

Berikut video lengkapnya (menit ke-5:58):

(TribunWow.com/Ifa Nabila)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Jokowi Minta Laporan Menteri soal Karhutla: Tak Perlu Banyak, yang Penting Tindakan di Lapangan

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved