Ingin Diving atau Snorkling di Raja Ampat? Ini Waktu Terbaik untuk Melakukannya

Tertatik ingin diving atau snorkling di Raja Ampat? Tak bisa semabarang waktu loh, catat waktu terbaik untuk melakukannya!

Editor: Sigit Ariyanto
(Dok. Dito/PT. Pelni)
Pemandangan bawah laut di sekitar Dermaga Desa Yenbuba, Distrik Meos Mansar, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Minggu (30/10/2016). 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Agenda utama berkunjung ke Raja Ampat adalah diving atau snorkling.

Kekayaan bawah laut Raja Ampat, Papua Barat, menggoda untuk dijelajahi.

Namun kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk menyelam di Raja Ampat?

“Oktober sampai April itu yang paling bagus. Mei sudah mulai sudah musim ombak,” jelas Ina Rumbekwan, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Raja Ampat saat ditemui di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Selasa (17/9/2019).

 

Ia mengatakan bahwa menjelang bulan Juni dan Juli akan datang musim ombak.

Dengan Rp 5,3 Juta, Ini Fasilitas yang Kamu Dapat saat Wisata ke Festival Pesona Bahari Raja Ampat

Namun pada bulan Mei, sudah mulai terjadi ombak yang kencang sehingga membuat penyelam tidak nyaman saat berada di dalam laut.

“Musim ombaknya Juni, Juli, Agustus, tapi Mei biasanya sudah mulai. Agustus sampai September seperti ini kadang sampai minggu ke dua masih,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa sebenarnya pada musim ombak jarak pandang di bawah laut tidak terganggu dan masih jernih.

Hanya saja, ombak yang besar dapat mengakibatkan para penyelam kehilangan keseimbangan.

“Ombaknya besar sekali, kalau mengganggu jarak pandang di bawah laut sebenarnya tidak karena di sana masih lumayan jernih tidak kabur, tapi ombaknya membuat para penyelam susah menemukan keseimbangan harus berpegangan, dan bisa terbawa arus,” jelas Ina.

Pascakerusuhan di Papua, Amankah Berwisata ke Raja Ampat?

Larangan dari pemerintah daerah Kabupaten Raja Ampat mengenai diving pada musim ombak belum dikeluarkan.

Namun para operator tour dan guide lokal sudah paham atas keadaan tersebut. Oleh karena itu, pada musim ombak akan dialihkan ke alternatif aktivitas wisata lainnya yang tidak kalah menarik.

 

“Rata-rata operator di Raja Ampat tahu, jadi mereka tidak menjual paket di bulan-bulan itu. Tapi tetap ada wisatawan yang datang seperti musim-musim sekarang (pertengahan September). Tetap ada,” jelasnya.

Aktivitas wisata lainnya sebagai alternatif selain diving adalah hiking ke gunung dan melihat burung cendrawasih yaitu fauna khas dari Papua.

“Kita banyak sekali alternatif wisata, kita hiking lalu nonton burung Cendrawasih, kita juga ada trekking, banyak yang lain,” lanjut Ina.

(Yana Gabriella Wijaya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapan Waktu Terbaik Menyelam di Raja Ampat?"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved