Breaking News:

Kerusuhan di Papua

5 Fakta Nasib Pengungsi Kerusuhan Wamena, Ingin Pulang ke Kampung Halaman hingga Kurang Pakaian

Rasa trauma pasca- kerusuhan Wamena, Jayapura, sangat dirasakan oleh ribuan pengungsi.

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Para pengungsi dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, tiba di Jayapura, Jumat (27/9/2019) 

TRIBUNPAPUA.COM - Rasa trauma pasca- kerusuhan Wamena, Jayapura, sangat dirasakan oleh ribuan pengungsi.

Bagi mereka yang tak memiliki kerabat, akhirnya memilih untuk pulang kampung, antara lain ke Mekassar dan Pulau Jawa.

Menurut Komandan Lanud Silas Papare Jayapura Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso, hingga hari Minggu (29/9/2019), jumlah warga yang mendaftar untuk mengungsi mencapai kurang lebih 10.000 orang.

Sementara itu, menurut Muhammad Qoimuddin, salah satu pengungsi Wamena asal Sampang, mengatakan, rumah kos tempat mereka tinggal dibakar massa saat terjadi kerusuhan.

Baca fakta lengkapnya:

1. Sebanyak 10.000 orang daftar mengungsi

Bowo menyebutkan, hingga kini jumlah warga yang mendaftar mencapai 10.000 orang.

"Sekarang yang daftar sudah sekitar 10.000. Ada 2.670 yang sudah diangkut ke Jayapura," ujar Bowo di Jayapura, Minggu (29/9/2019).

Sementara itu, dari data yang dimiliki Kodim 1702/Jayawijaya, tercatat ada 6.784 orang di Wamena yang kini tengah mengungsi.

Mereka seluruhnya sudah mendaftar untuk dievakuasi ke Jayapura.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved