Breaking News:

Kerusuhan di Papua

5 Fakta Nasib Pengungsi Kerusuhan Wamena, Ingin Pulang ke Kampung Halaman hingga Kurang Pakaian

Rasa trauma pasca- kerusuhan Wamena, Jayapura, sangat dirasakan oleh ribuan pengungsi.

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Para pengungsi dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, tiba di Jayapura, Jumat (27/9/2019) 

Namun, jumlah tersebut diperkirakan akan terus berubah, karena ada arus pengungsian baru dari kabupaten di sekitar Jayawijaya.

"Dari pos-pos di sekitar pegunungan sekarang banyak menuju ke Wamena. Memang sempat ada isu bahwa di Tolikara akan terjadi gejolak juga, sehingga mereka banyak yang merapat ke Wamena," kata Bowo. 

Tangani Korban Kerusuhan Wamena, Kemensos Kirim Bantuan Senilai Rp 3,89 Miliar

2. Evakuasi pengungsi ke Jawa dan Makassar

Para pengungsi dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, tiba di Lanud Silas Papare Jayapura, Jumat (27/9/2019)
Para pengungsi dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, tiba di Lanud Silas Papare Jayapura, Jumat (27/9/2019) ((KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI))

Bowo menyebutkan, kini sudah ada dua unit pesawat Hercules yang digunakan untuk mengevakuasi warga dari Wamena ke Jayapura.

Namun, ada juga pengungsi yang ingin dipulangkaN ke Jawa dan Makassar.

"Mereka berharap ada pesawat yang bisa mengantar mereka ke Makassar dan Jawa, tapi kami sekarang fokusnya Jayapura-Wamena dulu," tutur Bowo.

Sementara itu, pesawat Hercules itu juga untuk mengirim bantuan dari Jayapura ke Wamena.

Hal itu untuk mengakomodasi seluruh pengungsi tersebut, menurut Bowo, diperlukan waktu beberapa hari, agar mereka semua bisa diterbangkan ke Wamena.

"Tentu hari ini belum selesai, mungkin 3-4 hari ke depan bisa diselesaikan," ucap dia.

Polri Sebut Pelaku Pembakaran dan Kekerasan di Wamena Bukan Penduduk Asli di Sana

3. Para pengungsi butuh bantuan pakaian

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved