Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Cerita Pengungsi Wamena, Loncat dari Atap saat Kosnya Dibakar Massa: Yang Penting Selamatkan Nyawa

Muhammad Qoimuddin dan sejumlah kerabatnya, Senin (30/9/2019) sudah kembali di tengah-tengah keluarganya. Ia ceritakan detik-detik kerusuhan di Wamena

Editor: Sigit Ariyanto
(KOMPAS.com/A. FAIZAL)
Pengungsi Wamena saat transit di Surabaya, Minggu (29/9/2019) sore 

TRIBUNPAPUA.COM, SURABAYA - Muhammad Qoimuddin dan sejumlah kerabatnya, Senin (30/9/2019) sudah kembali di tengah-tengah keluarganya.

Dia kembali bertemu 2 anak dan istrinya di Desa Taman Sareh, Sampang, Jawa Timur.

Minggu malam kemarin, pria 31 tahun itu bersama puluhan warga Sampang dipulangkan bersama dari tempat transit milik Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Pemprov Jatim di Surabaya.

Jumat sebelumnya, dia bersama ratusan pendatang di Wamena, Jayawijaya, Papua, diterbangkan dengan pesawat Hercules, untuk keluar dari Wamena pasca kerusuhan aksi Senin (23/9/2019) lalu.

"Ada ratusan pendatang yang ikut pesawat, ada turun di Timika dan daerah lain," katanya, Minggu (29/9/2019).

Gubernur Jatim Khofifah Pulangkan Warganya yang Berdomisili di Wamena Papua dengan Pesawat Hercules

Muhammad Qoimuddin sendiri ikut di pesawat bersama adik dan sejumlah kerabatnya.

Dari Wamena, dia diangkut pesawat Hercules selama 2 hari melintas Timika, Biak, Makassar hingga ke Semarang.

Dari Semarang, dia 39 orang lainnya diangkut bus ke Surabaya.

Masih belum hilang dari ingatan, Senin siang pekan lalu, dia melihat ratusan massa yang tiba-tiba menyerang rumah kosnya di Jalan Hom Hom distrik Wamena.

Massa mencari para pendatang dan mengusirnya.

VIDEO Polri Tetapkan 5 Orang sebagai Tersangka Kerusuhan di Wamena Papua, Pelaku Bukan dari Wamena

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved