Kerusuhan di Papua

Masih Lakukan Koordinasi, Ganjar Pranowo Siap Pulangkan Warga Jateng di Wamena

Peristiwa kerusuhan di Wamena, Papua, yang terjadi pada akhir September 2019, menjadi salah satu perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

(KOMPAS.com/HUMAS PEMPROV JATENG)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai menghadiri acara Halaqoh Kyai Santri Tentang Pencegahan Terorisme di Hotel Grand Syahid Salatiga, Sabtu (14/9). 

TRIBUNPAPUA.COM - Peristiwa kerusuhan di Wamena, Papua, yang terjadi pada akhir September 2019, menjadi salah satu perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sebab, ada ratusan warga Jawa Tengah di Wamena yang terdampak kericuhan.

Kerusuhan terus membesar sehingga menimbulkan korban jiwa.

Banyak warga terpaksa mengungsi karena kondisi yang tidak kondusif di lokasi tersebut.

Untuk itu, Ganjar terus melakukan upaya koordinasi dengan masyarakat Jateng di Wamena dan pemerintah setempat.

Wagub Sumatera Barat: Ada 1.470 Warga Sumbar di Wamena yang Ingin Pulang ke Kampung Halaman

"Sampai saat ini sudah ada empat orang yang dipulangkan ke Jateng, itu dari Kudus dan Pati. Terkait warga Jateng lain yang di sana, kami masih terus lakukan koordinasi," ucap Ganjar, Selasa (1/10/2019).

Menurut Ganjar, dari Jayapura sudah ada pihak yang memberi tahu bahwa ada dua kelompok masyarakat di sana.

Ganjar sudah menugaskan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Jateng untuk mendata dan terus berkomunikasi.

"Kami terus lakukan komunikasi, baik dengan masyarakat dan juga Gubernur Papua dan Papua Barat. Kami saat ini sedang data, karena warga Jateng yang ada di sana lumayan banyak, ratusan lebih," kata Ganjar.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan Himpunan Kerukunan Jawa Madura (HKJM) di Papua, menurut Ganjar, diketahui bahwa warga Jateng saat ini sudah berada di Jayapura.

Fasilitasi Warga Jatim di Wamena yang Ingin Pulang, Khofifah Siapkan Kapal dan Pesawat Hercules

Mereka diungsikan dari Wamena menggunakan Helikopter TNI Angkatan Udara.

"Jadi sebenarnya di sana sudah diamankan, namun kami terus koordinasi dan komunikasi maunya masyarakat seperti apa," ucap Ganjar.

Terkait langkah yang akan diambil, Ganjar mengatakan, pihaknya masih menunggu proses pendataan dan komunikasi.

Dirinya menegaskan bahwa Pemprov siap memulangkan warga Jateng dari Wamena.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved