Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Cerita Widodo tentang Kerusuhan Wamena, Anaknya Lompat ke Belakang Ruko dan Diselamatkan Warga Papua

Widodo (57) baru saja pulang dari belanja saat kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, pecah, Senin (23/9/2019) lalu.

Editor: Astini Mega Sari
(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Para pengungsi dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, tiba di Jayapura, Jumat (27/9/2019) 

TRIBUNPAPUA.COM - Widodo (57) baru saja pulang dari belanja saat kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, pecah, Senin (23/9/2019) lalu.

Widodo mengaku terkejut karena banyak warga pendatang dipukul dan motornya dibakar.

“Saya lagi belanja dengan istri. Setelah pulang dari belanja banyak pendatang dipukuli, motor dibakar,” katanya setibanya di Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (2/10/2019).

Menangis di Sidang Paripurna, Anggota MPR dari Papua: Kasihan Pengungsi-pengungsi Wamena

Widodo semakin terkejut ketika melihat ruko miliknya juga ikut terbakar.

Padahal di dalamnya masih ada anaknya.

Beruntung anaknya itu bisa melompat ke belakang ruko dan diselamatkan oleh warga Papua asal Biak yang juga bermukim di sana.

“Masuk ke rumah orang Biak. Semua pada masuk ke rumah orang Biak,” katanya.

Kesaksian Korban Selamat Rusuh di Wamena: Rahmatia dan Putrinya 6 Jam Sembunyi di Kandang Babi

Melihat kerusuhan yang terus terjadi, Widodo bersama anggota keluarganya akhirnya berlindung di kantor polisi setempat.

Widodo yang merupakan warga asal Blitar mengaku sudah sejak tahun 1970 berada di Wamena.

Saat ini, ia tinggal bersama sembilan anggota keluarganya di tanah Papua.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved