Kerusuhan di Papua
Gubernur Sulsel Minta Permudah Sekolah Korban Kerusuhan Wamena di Kampung
Pemprov menghimbau agar dinas dan sekolah di daerah masing-masing pengungsi memberikan kemudahan bagi anak-anak agar bisa melanjutkan sekolah.
TRIBUNPAPUA.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berharap semua pengungsi yang datang dari Wamena, Papua ditangani dengan baik.
Selain penanganan medis, juga pendidikan anak-anak pengungsi Papua asal Sulawesi Selatan di kampung.
"Kita sudah siapin, tentu itu tidak semuanya harus ditampung di Asrama Haji, pasti udah ada banyak keluarga yang jemput. Dan saya kira tidak ada persoalan," katanya dalam rilis, Rabu (2/10/2019).
Mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini menjelaskan, pemprov selain berusaha kembalikan trauma, juga menghimbau agar dinas dan sekolah di daerah masing-masing pengungsi memberikan kemudahan bagi anak-anak sekolah, agar bisa melanjutkan sekolahnya.
"Kita akan bicarakan cepat mau pulang di kampung halaman, kita sudah siapkan sekolah-sekolah kepala-kepala dinas kita sudah koordinasikan semua berikan kemudahan pada pengungsi yang sekolah," ujarnya.
• Pemprov Sulsel Pastikan Kebutuhan Pengungsi Wamena Terpenuhi saat Ditampung di Asrama Haji Sudiang
Langkah lain yang dilakukan, Pemprov Sulsel saat ini dengan terus berkomunikasi dan koordinasi dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang ada di Provinsi Papua.
"Kita lagi data. Dan KKSS bekerja disana, jadi kita terus berkoordinasi dengan KKSS. Saya kira tidak ada masalah, Pemerintah pasti hadir untuk mengurus warganya. Walikota (Makassar) hadir, BNPB hadir, Kadis Sosial hadir, Lanut (Pangkalan Udara ikut membantu," jelasnya.(*)
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Gubernur Sulsel Minta Permudah Sekolah Korban Kerusuhan Wamena di Kampung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/nurdin-abdullah-sambut-langsung-pengungsi-asal-wamena-di-lanud-sultan-hasanuddin-rabu-2102019.jpg)