1.724 Desa di Papua dan Papua Barat Belum Teraliri Listrik

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia hingga mencapai 100 persen pada tahun 2020.

1.724 Desa di Papua dan Papua Barat Belum Teraliri Listrik
Pexels
Ilustrasi listrik 

TRIBUNPAPUA.COM - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia hingga mencapai 100 persen pada tahun 2020.

Terkait hal itu, sejak tahun 2018 perseroan berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi dua provinsi yang masih rendah, yakni Papua dan Papua Barat. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali.

"Upaya melistriki Bumi Cendrawasuh tidak mudah dilakukan, mengingat sampai bulan Juli 2019 rasio elektrifikasi Provinsi Papua adalah 48,5 persen dan Papua Barat 91,22 persen.

Soal Papua, Mahfud MD Minta Aparat Keamanan Bertindak Lebih Manusiawi

Dengan jumlah desa total 7.358, masih ada sekitar 1.724 desa yang masih gelap gulita," kata Ali dalam keterangannya, Kamis (3/10/2019).

Langkah awal yang dilakukan PLN untuk membangun sistem kelistrikan, adalah mengadakan survei kelistrikan, yang menjadi dasar menentukan tahapan atau langkah berikutnya.

Karena itu menurut Ali, sebagai kelanjutan dari Ekspedisi Papua Terang, tahun ini PLN menetapkan Program 1.000 Renewable Energy for Papua.

Peneliti LIPI: Pemerintah Harus Berkomitmen Selesaikan Akar Masalah Konflik di Papua

Ekspedisi ini menggandeng Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Cenderawasih, LAPAN, dan TNI AD.

Dari ekspedisi ini diketahui berbagai fakta dan kendala dalam upaya melistriki Papua.

Misalnya, ada daerah atau distrik yang hanya mau menerima masuknya listrik dari PLN, karena mereka pernah menggunakan PLTS, tetapi pasokan listriknya tidak tetap, sehingga mudah mati lampu (tidak ada aliran listrik).

Mahfud MD: Menyelesaikan Konflik Papua Harus Bijak karena Ada Benih Separatis Peninggalan Belanda

Itu sebabnya mereka hanya mau jika yang masuk ke distrik mereka adalah listrik dari PLN.

Selain itu, perseroan juga membuka peluang penerapan energi baru dan terbarukan (EBT) di Papua.

Dari hasil kajian dan survei menurut Kepala Divisi Pengembangan Regional Maluku-Papua PLN Eman Prijono Wasito Adi, ada empat alternatif EBT yang ditawarkan dalam EPT yakni Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro, Tabung Listrik (Talis), Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm), serta PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Masih Ada 1.724 Desa di Papua dan Papua Barat Belum Teraliri Listrik

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved