Kerusuhan di Papua

89 Pengungsi Wamena Asal Sumbar Diterbangkan ke Kampung Halaman dengan Pesawat Kemanusiaan

Dua penerbangan Pesawat Kemanusiaan memberangkatkan 89 pengungsi Wamena, Papua, asal Sumatera Barat ke kampung halamannya.

89 Pengungsi Wamena Asal Sumbar Diterbangkan ke Kampung Halaman dengan Pesawat Kemanusiaan
TribunJakarta.com/ Bima Putra
51 warga Minang, Sumatera Barat yang meminta dipulangkan dari Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (3/10/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Dua penerbangan Pesawat Kemanusiaan memberangkatkan 89 pengungsi Wamena, Papua, asal Sumatera Barat ke kampung halamannya.

Pesawat pertama tiba di Jakarta pada Jumat (4/10/2019) sekitar pukul 11.40 WIB dan pesawat kedua tiba pukul 14.00 WIB.

Pengungsi yang diberangkatkan hari ini mengungsi di Posko Ormas Adat Minahasa dan Posko Masjid Al Aqsa, Sentani.

Kesaksian Amin Lihat Pelaku Kerusuhan Wamena Tua-tua: Mana Ada Mahasiswa Begitu?

Pesawat Kemanusiaan ini merupakan kolaborasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan Garuda Indonesia.

Wahyu Novyan selaku Komandan Posko Nasional ACT untuk Tragedi Kemanusiaan Wamena mengatakan, ini adalah kali kedua ACT memfasilitasi pemulangan pengungsi ke Sumatra Barat.

Kamis (3/10/2019) malam, ACT telah memfasilitasi penerbangan 128 pengungsi.

“ACT memfasilitasi pemulangan pengungsi dengan pesawat terbang komersil. Total sudah lebih dari 200 pengungsi yang kami akomodasi ke Sumatra Barat," katanya.

"Kami juga akan berikhtiar memfasilitasi pemulangan pengungsi ke Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.” terang Wahyu, Jumat (4/10/2019).

Pemkab Jayawijaya akan Minta Pembatasan Penerbangan Hercules ke Wamena untuk Tekan Eksodus

Kondisi pengungsi

Kedatangan rombongan pengungsi Wamena disambut Tim Medis ACT.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved