Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Belum Dapat Lupakan 'Teror' saat Kerusuhan, Sejumlah Guru Masih Enggan Kembali Mengajar ke Wamena

Sejumlah guru asal Wamena, Kabupaten Jayawijaya yang mengungsi ke Jayapura, mengaku masih enggan kembali.

Penulis: Sigit Ariyanto | Editor: mohamad yoenus
www.papua.go.id
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Papua Elias Wonda 

TRIBUNPAPUA.COM - Sejumlah guru asal Wamena, Kabupaten Jayawijaya yang mengungsi ke Jayapura, mengaku masih enggan kembali.

Dikutip TribunPapua.com dari laman resmi Pemprov Papua, Selasa (8/10/2019), mereka enggan kembali karena trauma dengan peristiwa kerusuhan yang memakan korban jiwa sebanyak 33 orang serta ratusan rumah, ruko maupun gedung pemerintahan, hangus terbakar.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Elias Wonda, sejumlah guru memilih bertahan di Jayapura, khususnya di tempat pengungsian karena merasa belum dapat melupakan, 'teror' yang dihadapi pada saat itu.

Hal ini sebagaimana disampaikan Elias Wonda di Jayapura, Senin (7/10/2019) pagi.

Elias mengaku dijumpai sejumlah guru pengungsian dari Wamena, di ruang kerjanya, pekan lalu.

"Minggu lalu ada beberapa perwakilan guru SMA/SMK dari Wamena yang mengungsi ke Jayapura, ketemu saya dan mengaku masih trauma, sehingga belum bisa kembali ke tempat tugasnya," kata Elias mengisahkan.

Minta Pengungsi Wamena Tak Sebarkan Informasi Provokatif, Komnas HAM: Akan Memunculkan Sentimen Baru

Kendati demikian, Elias pastikan para guru itu ingin kembali ke Wamena, hanya saja masih butuh waktu untuk menyembuhkan trauma akibat kerusuhan itu.

"Yang pasti para guru ini ingin kembali ke Wamena. Tapi mungkin mereka masih butuh waktu untuk pemulihan," ungkapnya.

Ungkap Peran 3 DPO Tersangka Rusuh Wamena, Polisi: Mereka yang Menghasut, Dia Provokator

Diketahui, aktivitas pelayanan pendidikan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, kini telah berangsur-angsur pulih.

Sebagian besar siswa SD, SMP dan SMA di Wamena, sudah kembali mengikuti proses belajar mengajar di masing-masing wilayahnya.

(TribunPapua.com)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved