Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Demi Nafkahi Keluarga, Suparman Rela Kembali ke Papua yang Sempat Rusuh: Agak Was-was saat di Sorong

Meski harus kembali ke Papua, ia mengaku sedikit khawatir karena ia belum pernah melihat kerusuhan secara langsung.

Editor: mohamad yoenus
Tribun Jabar/Ery Chandra
Suparman, warga Purwakarta yang bekerja di Teluk Bintuni, Papua Barat 

"Jadi saya pulang dulu, nanti dua minggu dipanggil lagi, sistemnya kontrak. Nanti diperpanjang karena proyek gas masih berlangsung," ujarnya.

Polisi Lepaskan Gas Air Mata setelah Massa Unjuk Rasa Lempar Batu ke Arah Wali Kota Sorong

Meski harus kembali ke Papua, ia mengaku sedikit khawatir karena ia belum pernah melihat kerusuhan secara langsung.

"Sehari saya tiba di tempat proyek, kejadian rusuh di Sorong. Itu pun hanya lihat di televisi. Bahkan ada teman di Purwakarta yang akan berangkat menuju Bandara Soekarno-Hatta disarankan kembali lagi," katanya.

Keinginan dirinya kembali ke Papua karena harus memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Ia mendapat penghasilan sebesar Rp 10 juta per bulan selama bekerja di Teluk Bintuni, Papua.

Sehingga dia memutuskan untuk berangkat kembali.

"Soalnya agak was-was saat di Sorong saja," ujarnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Demi Pekerjaan dan Nafkahi Keluarga, Warga Purwakarta Ini Bertekad Kembali ke Papua Barat

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved