Pastikan 22 Jemaah Tabligh di Jayapura Bukan Kelompok Jihad, Kapolda Papua: Jangan Percaya Hoax

Polda Papua membenarkan ada 22 jemaah tabligh dari Pulau Jawa yang saat ini berada di Jayapura.

Pastikan 22 Jemaah Tabligh di Jayapura Bukan Kelompok Jihad, Kapolda Papua: Jangan Percaya Hoax
(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - ‎Polda Papua membenarkan ada 22 jemaah tabligh dari Pulau Jawa yang saat ini berada di Jayapura.

Keberadaan mereka murni untuk melakukan dakwah dan syiar islam bagi umat muslim di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpau menegaskan para jemaah tersebut murni hanya menjalankan dakwah dan syiar agama kepada umat islam yang tinggal disekitar Kota Jayapura.

Keberadaan para jemaah tabligh selama 4 bulan di Papua telah dikoordinasikan dengan MUI Papua dan PWNU Papua untuk ikut membantu mengkomunikasikan kegiatan para jemaah selama berada di Papua.

"Jadi tidak benar bahwa telah hadir beberapa Kelompok Jihad di tanah Papua sebagaimana berita HOAX yang beredar belakangan ini, kata Paulus dalam keterangannya, Senin (7/10/2019).

"Diimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan percaya dengan penyebaran video atau informasi yang dapat membuat resah masyarakat di Papua dengan menyebarkan isu-isu yang tidak benar tentang keberadaan mereka di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura," lanjutnya.

Pastikan Situasi Wamena Sudah Kondusif, Kapolda Papua: Saudara Bisa Kembali ke Rumah Masing-masing

Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal menjelaskan rombongan jemaah tabligh akbar berjumlah 22 orang.

Rombongan yang dipimpin H Nasir ini telah datang ke Jayapura sejak 1 Oktober 2019 pukul 09.45 WIT.

Rombongan ‎berangkat dari Pelabuhan Jakarta menggunakan KM Ciremai lalu dijemput Ustaz Irfan menuju Masjid Serambi Madinah milik H Baddo di Entrop Distrik Jayapura Selatan sebagai tempat berkumpulnya anggota Jemaah Tabligh di Jayapura.

Minta Warga Tak Eksodus Tinggalkan Wamena, Kapolda Papua: Jangan Takut, Kami akan Selalu Melindungi

Selain itu, ‎pada Minggu 6 Oktober 2019 telah tiba juga 8 orang Jemaah Tablig asal India di Masjid Nurul Hidayah Belakang BRI Kloofkamp Distrik Jayapura Utara.

Tujuan Jamaah Tabligh di Jayapura dalam rangka untuk melakukan dakwah dan syiar agama Islam dan akan berkunjung ke masjid-masjid yang ada di Kota Jayapura maupun Kabupaten Jayapura dan direncanakan pelaksanaan dakwah tersebut akan dilaksanakan selama 4 bulan.

"Selama kegiatan para Jamaah Tabligh di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dipantau oleh Aparat Kepolisian," kata Kamal.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapolda Papua Pastikan Keberadaan Jemaah Tabligh di Jayapura Bukan Kelompok Jihad

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved