Breaking News:

Kerusuhan di Papua

1145 Pengungsi Wamena Pilih Pulang Kampung Menggunakan Kapal Laut

Sebanyak 1145 jiwa pengungsi dampak rusuh Wamena, yang mengungsi di Jayapura sekitarnya, memilih pulang kampung dengan kapal laut KM Sinabung.

Editor: Astini Mega Sari
Tribunnews/istimewa
KM Sinabung saat sandar di Pelabuhan Jayapura, Rabu 9 Oktober. Seribuan pengungsi dampak rusuh Wamena pulang kampung halaman dengan KM Sinabung 

“Itu yang buat kami ketakutan, melihat kejadian langsung,” ujarnya.

Tersangka Kerusuhan Wamena Bertambah Jadi 14 Orang

Sarah yang sehari-harinya sebagai ibu rumah tangga melanjutkan, trauma yang dialami cukup mendalam karena melihat aksi kerusuhan.

“Ya, lihat sendiri, jadi kadang datang dalam ingatan,” ungkapnya.

Ribuan pengungsi yang memilih pulang kekampung halaman masing-masing, dibiayai perkumpulan masyarakat asalnya.

“Kami pulang di ongkosi sama kerukunan keluarga,” tuturnya.

102 Pengungsi Kembali ke Wamena pada Hari ke-16 Pascakerusuhan

Sebagaian besar pengungsi memilih pulang kampung, untuk menenangkan diri.

“Ya, sambil menunggu situasi benar-benar kondusif, kami milih tinggal dikampung halaman dulu,”ujarnya.

Menurut informasi, sudah 3041 jiwa yang mendaftar dan membeli tiket pulang kampung halaman dengan kapal laut.

Mereka akan diberangkatkan secara bertahap, seperti hari ini baru 1145 jiwa yang bisa diberangkatkan.

Selanjutnya akan diberangkatkan pada Jumat mendatang sesuai jadwal kedatangan kapal di Pelabuhan Jayapura.

Tak Ikut Eksodus ke Kampung Halaman, 213 Warga Asal Sumbar Pilih Tetap Bertahan di Wamena

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved