Kerusuhan di Papua

Butuh Waktu untuk Cairkan Dana Pemulihan Wamena, Sri Mulyani: Saya Pelajari Dulu

Menteri Keuangan Sri Mulyani masih membutuhkan waktu untuk mencairkan dana pemulihan Wamena pasca- kerusuhan.

Butuh Waktu untuk Cairkan Dana Pemulihan Wamena, Sri Mulyani: Saya Pelajari Dulu
KOMPAS.COM/WAWAN H PRABOWO
Menteri Keuangan, Sri Mulyani 

TRIBUNPAPUA.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani masih membutuhkan waktu untuk mencairkan dana pemulihan Wamena pasca- kerusuhan.

Seperti diketahui, berbagai infrastruktur di Wemena mengalami kerusakan pasca-kerusuhan.

Mulai dari rumah, ruko, pasar hingga kantor pemerintahan setempat.

Tersangka Kerusuhan Wamena Bertambah Jadi 14 Orang

"Saya pelajari dulu yah," ujar perempuan yang kerap disapa Ani itu usai peluncuran Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Sri Mulyani mengaku belum melihat program pemerintah yang anggarannya bisa digunakan untuk pemulihan daerah Wamena pasca-kerusuhan.

Meski begitu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan akan memeriksa berbagai kemungkinan sehingga dana pemulihan Wamena bisa dicairkan.

Cerita Para Pengungsi yang Ingin Kembali ke Wamena: Kalau Pulang Kampung Saya Harus Mulai dari Nol

Sebelumnya, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani bilang kalau ada peluang dana APBN digunakan untuk dana pemulihan Wamena.

Namun, soal besaran dana pemulihan Wamena, belum ada pernyataan apapun dari pemerintah.

Sementara itu menurut Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal di Jayapura, Kamis (26/9/2019), dampak kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, masih terus berkembang.

Kembalikan Pengungsi dari Tempat Pengungsian di Jayapura ke Wamena, TNI Siapkan 3 Pesawat Hercules

Selain dari sisi korban jiwa, kerugian secara materil juga masih bertambah.

"224 mobil roda 6 dan 4 hangus, 150 motor, 465 ruko hangus, dan 165 rumah dibakar," kata dia.

(Kompas.com/Yoga Sukmana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sri Mulyani Butuh Waktu untuk Cairkan Dana Pemulihan Wamena

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved