Kerusuhan di Papua

Kementerian PUPR Gandeng TNI AD Rehabilitasi Wamena Agar Penanganan Cepat dan Kualitasnya Baik

Kementerian PUPR bersama TNI AD akan melakukan rehabilitasi Wamena, Papua, agar penanganannya lebih cepat dan memiliki kualitas mutu yang baik.

Kementerian PUPR Gandeng TNI AD Rehabilitasi Wamena Agar Penanganan Cepat dan Kualitasnya Baik
(Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Sepuluh kantor pemerintahan rusak pascra kerusuhan Wamena, Papua. 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  bersama TNI AD akan melakukan rehabilitasi Wamena, Papua, agar penanganannya lebih cepat dan memiliki kualitas mutu yang baik.

Pasca kerusuhan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono langsung menugaskan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid, Direktur Rumah Khusus Ditjen Penyediaan Perumahan Christ Robert Marbun, dan Kepala Pusat Pengembangan Sarana dan Prasarana Pendidikan, Olahraga, dan Pasar Ditjen Cipta Karya Iwan Suprijanto untuk kunjungan lapangan dan melakukan pendataan atas infrastruktur yang rusak, Selasa (8/10/2019).

Dari hasil identifikasi sementara di lapangan, sebanyak 10 kantor Pemerintahan mengalami rusak berat dan 8 rusak ringan.

Sepuluh kantor Pemerintahan yang rusak berat adalah kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan gedung Bappeda.

Kemudian kantor Inspektorat, gedung Dinas Informasi dan Komunikasi, Satpol PP, Badan Lingkungan Hidup, PLN, KUA, dan Kantor Dinas Perhubungan.

Jaga Keamanan di Wamena, Polisi Buat Pos di Titik Rawan: Jarak 500 Meter Kami Pastikan Akan Ada Pos

Berdasarkan data Dinas PUPR Kabupaten Jayawijaya, perkiraan kerugian atas kerusakan 10 kantor Pemerintahan tersebut sebesar Rp 25,6 miliar.

Selain kantor Pemerintahan, menurut hasil identifikasi sementara sebanyak 26 sarana pendidikan, 450 ruko, dan 165 unit rumah warga mengalami rusak ringan serta 220 unit kendaraan rusak/terbakar.

Nyatakan Situasi Wamena Kondusif, Mabes Polri: Ditandai Adanya 106 Pengungsi yang Kembali ke Wamena

Untuk penanganan pasar, Kepala Pusat PPSOP Iwan Suprijanto mengatakan Kementerian PUPR akan menugaskan kontraktor swasta/BUMN melakukan penanganan keadaan darurat.

“Yang perlu segera dan bersifat mendesak untuk dipulihkan adalah rumah dan fasilitas perekonomian. Untuk rumah, kami mengusulkan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS),” kata Iwan.

(Hilda B Alexander)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kementerian PUPR Gandeng TNI AD Rehabilitasi Wamena"

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved