Kerusuhan di Papua

Tanggapi Benny Wenda yang Minta Polisi Ditarik dari Papua, Polri: Dia Siapa?

Mabes Polri merespons salah satu permintaan Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat (ULMWP) Benny Wenda untuk menarik TNI-Polri dari Papua.

Tanggapi Benny Wenda yang Minta Polisi Ditarik dari Papua, Polri: Dia Siapa?
(KOMPAS.com/Devina Halim)
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Mabes Polri merespons salah satu permintaan Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat (ULMWP) Benny Wenda untuk menarik pasukan TNI-Polri dari Papua.

"Dia siapa? Yang penting untuk melindungi negara kita ini, ya kita sendiri, bukan orang lain. Yang bertanggung jawab terhadap NKRI ini adalah kita," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Bareskrim Polri Kombes Asep Adi Saputra di Bareskrim Polri, Rabu (9/10/2019).

Oleh karena itu, kata Asep, apabila NKRI ini terancam, aparat keamanan baik itu kepolisian maupun TNI harus dengan cepat mengamankannya.

Termasuk dengan situasi dan kondisi yang terjadi di Papua dan Papua Barat beberapa waktu lalu.

"Jadi kalau ada yang mengancam NKRI ini, maka kita yang harus cepat mengamankan," kata dia.

Adapun Benny Wenda meminta agar Pemerintah Indonesia menarik pasukan TNI-Polri dari Papua yang disampaikan melalui keterangan tertulis, Selasa (8/10/2019).

Jawaban Wiranto soal Benny Wenda yang Ingin Bertemu Jokowi dengan Syarat: Tak Bisa Pertemuan Formal

Dalam keterangan tersebut, selain mengajukan sejumlah permintaan, dia juga berharap dapat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan memenuhi permintaan tersebut.

Benny Wenda merupakan aktivis separatis asal Papua yang disebut polisi sebagai dalang kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Benny kini diketahui menetap di Oxford, Inggris.

(Deti Mega Purnamasari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benny Wenda Minta Polisi Ditarik dari Papua, Polri: Dia Siapa?"

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved