Wiranto Ditikam

Wiranto Ditusuk, Jusuf Kalla: Ini Pertama Kali Pejabat Negara Diserang dengan Tikaman

Jusuf Kalla tidak menyangka Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menjadi korban penikaman terduga teroris.

KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika ditemui di kantor wakil presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/2/2018). 

TRIBUNPAPUA.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak menyangka Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menjadi korban penikaman terduga teroris.

Kalla menyebut, ini pertama kalinya ada pihak yang berani menciderai pejabat negara dengan cara menikam.

"Tentu tidak disangka. Karena ini pertama kali ada orang yang menciderai pejabat dengan tikaman," ujar Kalla usai membesuk Wiranto di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Kepala BIN: Penusuk Wiranto adalah Anggota JAD Bekasi

Kalla mengatakan, pejabat negara setingkat menteri pasti telah disertai standar operasional dan prosedur (SOP) pengamanan.

Oleh sebab itu, SOP pengamanan bagi pejabat negara harus terus dijalankan, bahkan juga ditingkatkan.

"Sebenernya menteri sudah ada SOP-nya untuk bisa dapat pengawalan dari polisi. Ada SOP-nya," lanjut Kalla.

Polri: Penyerangan terhadap Wiranto Jelas Sudah Dipersiapkan Sebelumnya

Diberitakan, Wiranto ditikam pada bagian perut di dekat pintu gerbang Lapangan Alun-alun Menes, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Pelaku diketahui berjumlah dua orang yang merupakan pasangan suami istri.

Pelaku laki-laki atas inisial SA alias Abu Rara.

Tak Ada Pengamanan Ekstra untuk Presiden Jokowi Pasca-Penusukan Wiranto

Sementara sang istri berinisial FA. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Dedi Prasetyo menjelaskan, dua pelaku awalnya berpura-pura hendak menyalami Wiranto.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved