Kerusuhan di Papua

Desak Komnas HAM Ikut Turun Tangan, Korban Kerusuhan Wamena: Ini Bukan Sekadar Tragedi Kemanusian

Mereka mendesak Komnas HAM turun tangan menuntaskan masalah Wamena sekaligus menyerahkan pernyataan sikap untuk menjadi catatan bagi Komnas HAM.

Desak Komnas HAM Ikut Turun Tangan, Korban Kerusuhan Wamena: Ini Bukan Sekadar Tragedi Kemanusian
(KOMPAS.com/ JOHN ROY PURBA)
Kondisi warga yang mengungsi di markas Polisi Militer pasca-kerusuhan Wamena pada pagi ini, Selasa (24/9/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - ‎Korban Kerusuhan Wamena yang tergabung dalam Perwakilan Forum Lintas Paguyuban Provinsi Papua, Jumat (11/10/2019) menyambangi kantor Komnas HAM di Menteng, Jakarta Pusat.

Mereka mendesak Komnas HAM turun tangan menuntaskan masalah Wamena sekaligus menyerahkan pernyataan sikap untuk menjadi catatan bagi Komnas HAM.

Kuasa Hukum Forum Lintas Paguyuban Provinsi Papua, Iriansyah mengatakan apa yang terjadi di Wamena bukan sekadar tragedi kemanusian.

Dia menilai ini sudah masuk dalam pelanggaran HAM berat.

"Kami memberikan pernyataan sikap pada Komnas HAM dengan harapan ini jadi catatan khusus. Karena ini sangat serius, banyak harta benda terbakar, banyak korban meninggal," ungkap Iriansyah.

Lebih lanjut, Iriansyah mengaku bakal melakukan pendataan ulang dan menyeluruh.

Bingkisan dan Senyum Anak-anak yang Kembali ke Wamena: Iya Tong Su Lama Tra Sekolah

Ini karena data dari pemerintah disebutkan korban meninggal dunia akibat kerusuhan Wamena mencapai 31 orang.

Sementara itu, data dari paguyuban korban meninggal lebih dari 31 orang.

"Ini kan masih data pemerintah. Kami akan menyesuaikan lagi apakah data yang diekspos pemerintah terkait korban hingga harta hingga material ini benar atau tidak. Saat ini berbagai paguyuban sedang mendata, nanti data akan divalidkan lagi," tegasnya.

"Yang terpenting kami sampaikan dulu pernyataan sikap ke Komnas HAM supaya ini menjadi perhatian bersama serta diusut tuntas," tambah Iriansyah.

Jumat Hari ini, 104 Pengungsi Kembali ke Wamena Menggunakan Pesawat Hercules

Sementara itu, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menyatakan mengutuk kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua karena telah menimbulkan korban jiwa.

Terlebih lagi, peristiwa ini membuat ribuan warga di Papua hingga para pendatang memilih untuk mengungsi hingga kondisi kembali aman.

"Komnas HAM mengutuk keras peristiwa di Wamena. Kami juga menyampaikan bela sungkawa kami selaku lembaga negara atas kejadian di Wamena," ujarnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Korban Kerusuhan Wamena Desak Komnas HAM Turun Tangan

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved