Wiranto Ditikam

Pengamat Sebut Penusukan Wiranto Mengandung Pesan Penting yang Ingin Disampaikan Teroris

Pemerhati terorisme Al Chaidar menyatakan, penusukan Wiranto mengandung pesan penting yang ingin disampaikan teroris.

Editor: mohamad yoenus
Istimewa/Tribunnews
Wiranto ditikam orang tak dikenal di Pandeglang Banten 

TRIBUNPAPUA.COM - Pemerhati terorisme Al Chaidar menyatakan, penusukan yang dialami Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengandung pesan penting yang ingin disampaikan teroris.

Chaidar menegaskan, serangan teror tersebut ingin menunjukkan bahwa jaringan teroris yang berafiliasi dengan ISIS masih kokoh.

"Perluasan sasaran teror hingga menteri mengandung pesan penting. Tindakan apa pun yang mereka lakukan untuk menegaskan pesan dan sikap mereka," ujar Chaidar kepada Kompas.com, Jumat (11/10/2019).

 

Penjelasan Psikolog soal Adanya Sebagian Komentar Publik yang Tak Simpatik soal Penusukan Wiranto

"Pesan itu disampaikan kepada para pengikut teguh dan simpatisan mereka, baik yang ada dalam wilayah ISIS (di Irak dan Suriah) maupun di luar wilayah ISIS. Dengan aksi itu, mereka hendak mengatakan bahwa ISIS masih begitu kokoh," sambungnya.

Mereka, lanjutnya, meminta kepada pengikut untuk selalu siap mengorbankan apa saja demi tujuan yang dianggap 'suci'.

"Mereka meminta kepada para pengikut untuk tidak mengendurkan sedikit pun kesiapan untuk berkorban," imbuh Chaidar.

Wiranto Seharusnya Berada di Merauke saat Hari Penusukan

Pesan juga ditujukan kepada para musuh, dan masyarakat dunia secara keseluruhan.

Menurut Chaidar, mereka hendak menyampaikan bahwa mereka masih mampu membuat aksi-aksi mengerikan dan menebar teror kepada siapa pun yang tak mau tunduk kepada kemauan mereka.

"Tujuan dari aksi teror ialah menebarkan ketakutan kepada berbagai pihak seluas mungkin," sambungnya.

Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal, Mengapa Menko Polhukam yang Jadi Sasaran?

Diketahui, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, menjadi target dari serangan teror, Kamis (10/10) di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Wiranto ditusuk oleh SA dan istrinya, FA, saat turun dari kendaraan di Alun-alun Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis sekitar pukul 11.50.

Wiranto datang ke Menes untuk menghadiri peresmian gedung kuliah dan penandatanganan prasasti di Universitas Mathala'ul Anwar, Menes.

Polisi pun merilis bahwa SA dan FA diduga anggota kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan ISIS.(Kompas.com/Christoforus Ristianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pengamat Terorisme: Ada Pesan di Balik Penusukan Wiranto...

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved