Kementerian PUPR Tata Kawasan Menara Salib, Jadi Ikon Wisata Baru di Wamena

Penataan kawasan Menara Salib Wamena dilakukan Kementerian PUPR sejak tahun 2017 dan telah rampung pada tahun 2018.

Editor: Sigit Ariyanto
(Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Kawasan Menara Salib, Wamena, Jayawijaya, Papua. 

TRIBUNPAPUA.COM, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan penataan kawasan Menara Salib Wio Silimo di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua.

Penataan dalam rangka mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang merata, khususnya dari sektor pariwisata melalui pemanfaatan ruang terbuka publik di wilayah Indonesia bagian timur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan rampungnya penataan kawasan Menara Salib dan semakin baiknya fasilitas pendukungnya diharapkan akan semakin banyak juga wisatawan yang berkunjung ke Wamena, sehingga perekonomian masyarakat meningkat.

“Kawasan wisata harus ditata betul, selanjutnya diperlukan partisipasi masyarakat untuk menjaga kebersihan, agar menjadi kota yang betul-betul dirawat,” kata Basuki dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/10/2019).

 

Melalui Ditjen Cipta Karya, penataan meliputi pekerjaan jalan dan pembangunan sarana pejalan kaki (pedestrian) serta trotoar di Jalan MH Thamrin, Jalan Yos Sudarso, Jalan Bhayangkara, dan Jalan Jenderal Sudirman.

"Selain itu juga dibangun fasilitas tambahan berupa shelter dan lampu penerangan jalan," imbuh Basuki.

Dengan Rp 5,3 Juta, Ini Fasilitas yang Kamu Dapat saat Wisata ke Festival Pesona Bahari Raja Ampat

Penataan kawasan Menara Salib Wamena dilakukan Kementerian PUPR sejak tahun 2017 dan telah rampung pada tahun 2018.

Biaya pengerjaannya bersumber dari APBN sebesar Rp 19,1 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor lokal PT Cahaya Bina Karya Papua.

 

Menara Salib dikenal sebagai simbol keagamaan sekaligus ikon ruang terbuka publik yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya pada tahun 2016.

Wakil Gubernur: Kondisi Papua Barat Aman Dikunjungi Wisatawan

Kawasan Menara Salib dirancang seluas 1,68 hektar yang berada di sekitar Kantor Bupati Jayawijaya sebagai tujuan wisata karena dari lokasi ini wisatawan mendapatkan pemandangan Lembah Baliem yang indah.

Kawasan Menara Salib dapat diakses wisatawan dari Bandara Wamena melalui jalur darat dengan waktu tempuh hanya 5 menit. 

(Hilda B Alexander)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kawasan Menara Salib, Ikon Wisata Baru di Wamena"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved