Mulai Masuki Bulan-bulan Akhir 2019, Pemerintah Berencana Cari Utang Lagi, Berikut Besarannya

Niat pemerintah mencari utang tidak surut meski mulai memasuki bulan-bulan akhir 2019.

Mulai Masuki Bulan-bulan Akhir 2019, Pemerintah Berencana Cari Utang Lagi, Berikut Besarannya
Tribunnews/Jeprima
Seorang karyawan saat menghitung mata uang dalam bentuk pecahan Rp 50.000 dan pecahan Rp 100.000 di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018). Nilai tukar rupiah dipasar spot ditutup menguat 86 poin atau 0,62% ke level Rp 13.889 per dolar AS. 

TRIBUNPAPUA.COM - Niat pemerintah mencari utang tidak surut meski mulai memasuki bulan-bulan akhir 2019.

Rencananya hari ini, Selasa (15/10/2019), pemerintah mencari utang Rp 7 triliiun lagi.

Instrumen yang dimanfaatkan yakni dengan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara.

Direktorat Jenderal Pengeloaan Pembembiayaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyampaikan, target indikatif dana utang tersebut sebesar Rp 7 triliun.

Namun karena target indikatif, maka pemerintah bisa menarik utang lebih besar atau lebih kecil dari Rp 7 triliun.

Tergantung hasil lelang sukuk hari ini.

Kata Menkeu Sri Mulyani soal Harga Minyak yang Melonjak akibat Kilang Saudi Aramco Diserang

"Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk)," tulis DJPPR dalam siaran persnya.

Seperti lelang surat utang negara lainnya, lelang SBSN ini juga bertujuan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019.

Adapun jumlah seri surat utang yang dilelang terdiri dari lima seri yakni SPN-S 02042020, PBS002, PBS026, PBS022, dan PBS015.

Tingkat kupon atau imbal hasil yang ditawarkan mulai dari 5,45 persen hingga 8,62 persen.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved