Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Suami Marna Terluka saat Selamatkan Keluarga dari Kejaran Perusuh Wamena: Robek Telapak Kakinya

Meski demikian, kata Marna, sang suami (Firdaus) mengalami cedera pada bagian kaki lantaran terkena pecahan beling yang ada di dasar kali.

Editor: Sigit Ariyanto
muslimin emba/tribun-timur.com
Marna (35) exodus Wamena saat tiba di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Senin(14/10/2019) malam. 

Pengungsi Lain

Cerita Kota Wamena yang mencekam, juga dialami Liliana Karoni (33), Exodus tujuan Tanah Toraja Sulsel.

Saat menginjakkan kaki di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, mata Liliana Karoni tampak berkaca-kaca.

Seolah tidak menyangka, ia berhasil selamat dan kembali menginjakkan kaki di tanah kelahiran (Sulsel).

Dihampiri sesaat sebelum menuju bus, wanita asal Tana Toraja ini bercerita betapa suasana Kota Wamena begitu mencekam.

 TNI-Polri Gelar Apel Gabungan untuk Jaga Situasi Wamena Papua Tetap Kondusif

Ia mengaku terpaksa harus mengungsi ke Gereja akibat kerusuhan yang bergejolak.

"Saya lari sembunyi ke gereja sama anak dan sepupu-sepupu karena orang-orang sudah teriak orang di hutan sudah sampai di kota," kata warga Jl Irian Kota Wamena ini.

Liliana mengaku sejak 2001 di Kota Wamena, namun baru kali ini melihat suasana kota yang mencekam.

"Saya sekolah di sana Tahun 2001, baru saya lihat itu kota kaya mencekam sekali, banyak mengungsi," ungkapnya.

Kedatangan exodus yang menumpangi kapal Sinabung itu berjumlah 860 orang. Mereka disambut puluhan kelompok relawan, pemerintah dan aparat TNI Polri.

(tribun-timur.com).

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Kisah IRT Marna dan Keluarga, Korban Konflik Wamena Selamat saat 'Dikepung' Panah

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved