Kerusuhan di Papua

Jadi Tameng untuk Selamatkan Warga saat Kerusuhan, 2 Warga Papua Terima Penghargaan Perdamaian

Menteri Sosial memberikan penghargaan Pelopor Perdamaian tahun 2019 kepada dua warga Papua, Pendeta Yason Yikwa dan Titus Kagoya.

Jadi Tameng untuk Selamatkan Warga saat Kerusuhan, 2 Warga Papua Terima Penghargaan Perdamaian
(KOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)
Pendeta Yason Yikwa dan Titus Kagoya saat menunjukan penghargaan Pelopor Perdamaian tahun 2019. 

"Begitu heroik apa yang dilakukan oleh Pak Yason dan Pak Titus, padahal jiwanya yang menjadi taruhan ketika mereka berdua pasang badan untuk saudara-saudaranya yang ada di Wamena," katanya.

Yason Yikwa dan Titus Kogoya adalah simbol dalam membela kelompok minoritas.

Putra asli Papua ini juga simbol perjuangan menjaga perdamaian.

Cerita Pendeta Yakson selamatkan 500 orang

Pendeta Yason Yikwa menceritakan saat terjadi kerusuhan pada Senin (23/09/2019).

Dia bersama umat mengevakuasi sekitar 500 warga pendatang.

Minta Warga Tak Eksodus Tinggalkan Wamena, Kapolda Papua: Jangan Takut, Kami akan Selalu Melindungi

Ratusan warga pendatang ini dievakuasi ke dalam tiga ruangan yang ada di kompleks Gereja Baptis Panorama di Phike.

"Rumah dan ruko mereka dibakar, lalu saya bersama umat mengevakuasi mereka. Sekitar 500 orang lebih. Mereka kita tempatkan dalam Tiga bangunan, asrama panti asuhan putra dan putri, kemudian kantor yayasan," ucapnya.

Pendeta Yason Yikwa menolong tanpa memandang suku, agama dan ras.

Ia bahkan rela mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkan sesama manusia.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved