Polda Papua Sebut Penikaman di Wamena Didasari Motif Balas Dendam

Polisi berhasil meringkus pelaku penikaman seorang warga di Wamena, pada Sabtu (12/10/2019)

Polda Papua Sebut Penikaman di Wamena Didasari Motif Balas Dendam
Tribunnews.com
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta masyarakat tidak lagi eksodus meninggalkan Wamena, dan bagi yang sudah mengungsi untuk kembali. Karena situasi Wamena serta Jayawijaya secara umum sudah kondusif. 

TRIBUNPAPUA.COM - Polisi berhasil meringkus pelaku penikaman seorang warga di Wamena, pada Sabtu (12/10/2019).

Pelaku NW (35) ditangkap di kediamannya, tepat di salah satu Kampung yang ada di wilayah Distrik Piramid, Kabupaten Jayawijaya.

Warga Arak Jenazah Korban Penikaman di Wamena ke Polres Mapolres Jayawijaya

Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw mengatakan, penikaman tersebut dilakukan NW di Jalan Ahmad Yani Jembatan Wouma Kota Wamena.

Sementara jenazah korban yang meninggal atas insiden tersebut telah dipulangkan ke kampung halamannya di Toraja.

“Korban atas nama Dery Dati Padang, meninggal dan jenazahanya sudah di bawa ke Kampung Halamannya di Toraja,” kata Paulus.

Ia mengatakan, pelaku sempat berusaha melarikan diri saat ditangkap.

“Sehingga terpaksa dilakukan tindakan terukur yakni dilumpuhkan dengan tembakan,” kata Paulus.

Ditangkap Pukul 2 Dini Hari, Pelaku Penikaman Buruh Bangunan di Wamena Ditembak karena Melawan

Dari keterangan awal, pelaku melakukan penusukan, karena balas dendam pribadi, namun salah sasaran.

“Motifnya balas dendam, lalu marah ke semua orang. Ini kan tindakan meresahkan,” jelas Paulus.

Tindakan pelaku dijerat Pasal 338 subsidaer Pasal 351 KUHP yakni pembunuhan berencana dengan penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved