Breaking News:

Kerusuhan di Papua

Sempat Marah karena Dilarang ke Wamena, Muhadjir Effendy: Bukan Alasan untuk Tak Bertanggungjawab

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengaku sempat marah lantaran dilarang ke Wamena oleh petugas keamanan.

KOMPAS.com/ANDI HARTIK
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy usai menghadiri talkshow di Hall Dome UMM Jumat (30/11/2018). 

Karena itu, lanjut Muhadjir, dia kukuh ingin melihat dengan matanya secara langsung bagaimana kondisi di lapangan.

Prihatin Kondisi Pendidikan di Papua, Mendikbud: Bertemu Anak-anak di Sana Itu Ingin Menangis

Alasannya karena dia telah berkomitmen ingin menuntaskan persoalan pendidikan di Papua, yang menurutnya tertinggal jauh dari Ibu Kota.

Dia mengatakan, kelak, walau dirinya sudah tidak menjabat Menteri lagi dia tetap ingin menuntaskan persoalan pendidikan di Papua.

"Kebetulan sudah ada beberapa LSM yang mengawal saya untuk coba fokus ke Papua," ujarnya.

Menurutnya mengentas masalah yang dihadapi oleh anak-anak di Papua merupakan tugas mulia.

Jelang Akhir Jabatan, Mendikbud Muhadjir Effendy Berharap Penggantinya Tuntaskan Pendidikan Papua

Karena itu dia sungguh-sungguh ingin memberikan perhatiannya pada pertumbuhan dan pembangunan pendidikan di Papua.

Hal itu lantaran standard pendidikan di Papua dinilainya telah sangat jauh tertinggal.

"Kalau mereka begini, maka kita hanya bisa jualan omongan bahwa kita bersaudara, satu NKRI, Sabang sampai Merauke," ujarnya.

Dia menegaskan, tidak bisa hanya berjualan jargon sementara kondisi anak-anak di Papua tak seindah jargon-jargon tersebut.

"Itu tidak bisa. Masalah di Papua tidak bisa hanya diselesaikan dengan jargon-jargon yang kita sendiri tidak yakin. Mereka harus benar-benar diberi perhatian," tegas Muhadjir.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Muhadjir Effendy Sempat Marah karena Dilarang ke Wamena

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved