Sampai Tahun 2019 Ini, 1.724 Desa di Papua Masih Gelap Gulita karena Belum Teraliri Listrik

Warga Provinsi Papua dan Papua Barat belum semuanya bisa menikmati listrik di 2019 ini.

Sampai Tahun 2019 Ini, 1.724 Desa di Papua Masih Gelap Gulita karena Belum Teraliri Listrik
Tribun Jateng
Logo PLN 

Program ini merupakan tindak lanjut dari Ekspedisi Papua Terang yang melibatkan 165 mahasiswa pecinta alam dari lima kampus perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua PLN Ahmad Rofik mengatakan, program ini merupakan inisiatif PLN untuk mencapai target rasio elektriflkasi 100 persen pada tahun 2020.

Ahmad menjelaskan, dari hasil kajian survei PLN, ada empat alternatif pembangkit listrik EBT yang ditawarkan dalam Program 1.000 Renewable Energy for Papua.

Penjelasan PLN soal Padamnya Listrik di Sejumlah Wilayah di Jakarta

Keempatnya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro; Tabung Listrik (Talis); Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm); serta PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).

Rinciannya, 314 desa direncanakan untuk dilistriki menggunakan teknologi tabung listrik (Talis), 65 desa menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dan Pikohidro (PLTPH).

Lalu, 158 desa akan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm), 116 Desa dilistriki menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), 34 Desa dilistriki menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut, 184 desa akan diterangi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebanyak 151 set.

(Akhdi Martin Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "1.724 Desa di Papua Masih Gelap Gulita"

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved