VIDEO Motivator Tampar Siswa, Kepsek SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang Sebut Pelaku Sudah Minta Maaf

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Malang Kota Nurcholis mengungkapkan motivator AS yang menampar siswanya dikabarkan sudah meminta maaf.

TRIBUNPAPUA.COM - Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Malang Kota Nurcholis mengungkapkan motivator AS yang menampar siswanya dikabarkan sudah meminta maaf.

Permintaan maaf tersebut diungkapkan oleh AS seusai pihak sekolah memanggilnya terkait video penamparan yang viral di media sosial.

Diketahui, AS yang merupakan motivator seminar menampar sejumlah siswa, Kamis (17/10/2019).

VIDEO Motivator yang Tampar Siswa SMK Ditetapkan sebagai Tersangka, Diamankan di Polres Surabaya

Dikutip dari Kompas.com, Nur menyebutkan AS sudah dipanggil oleh pihaknya seusai viralnya video pemukulan itu.

Namun ternyata kasus tersebut sudah dilaporkan ke pihak Polres Malang Kota.

Nur mengatakan, sudah menyerahkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Ia juga sudah menyampaikan ke orangtua para korban kalau insiden tersebut bukan kesalahan pihak sekolah.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengatakan polisi menerima laporan tentang pemukulan siswa yang dilakukan motivator berinisial AS itu.

Dicegat di Tengah Jalan, Adik Verrell Bramasta Dipukuli Orang Tak Dikenal

Namun pihaknya belum bisa menetapkan AS sebagai tersangka lantaran masih mendalami kasus tersebut.

Polres Malang Kota kini masih memeriksa lokasi kejadian serta memeriksa siswa yang menjadi korban itu.

kejadian pemukulan tersebut terekam oleh kamera dan videonya viral di media sosial.

Dalam video tersebut, tampak AS memukul sejumlah siswa yang berbaris. AS menampar satu persatu siswa tersebut sambil mengucapkan kata 'goblok' dengan nada tinggi.

Diduga penamparan dilakukan karena AS tersinggung dengan adanya siswa yang tertawa saat seminar digelar.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Motivator yang Tempeleng 8 Siswa Saat Seminar Minta Maaf

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved