Kerusuhan di Papua

Jadi Tersangka di Indonesia, Veronica Koman Justru Terima Penghargaan HAM di Australia karena

Aktivis Veronica Koman dilaporkan menerima penghargaan HAM di Australia karena dianggap berani menyuarakan pelanggaran HAM di Papua dan Papua Barat.

Jadi Tersangka di Indonesia, Veronica Koman Justru Terima Penghargaan HAM di Australia karena
(ABC.net.au / ABC TV: THE WORLD)
Veronica Koman dalam wawancara dengan ABC, pada Kamis (3/10/2019) malam. 

TRIBUNPAPUA.COM, SYDNEY - Aktivis Veronica Koman dilaporkan menerima penghargaan HAM di Australia karena dianggap berani menyuarakan pelanggaran HAM di Papua dan Papua Barat.

Veronica menerima Sir Ronald Wilson Human Rights Award oleh Australian Council for International Development (ACFID) di Sydney Rabu (23/10/2019).

"Saya mendedikasikan penghargaan ini kepada para korban tindakan keras yang dimulai akhir Agustus di Papua Barat," kata Veronica Koman saat menerima penghargaan HAM.

Dia berterima kasih kepada rakyat Papua karena "mengubah kehidupannya", dan mengklaim suara mereka tak akan teredam lagi di dunia internasional.

Perempuan kelahiran Medan 1988 itu ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Timur karena dianggap menyebarkan hoaks dan bersikap provokatif.

Dilansir ABC Indonesia, meski menjadi tersangka, Veronica diketahui masih terus melaporkan situasi yang ada di Papua dan Papua Barat.

Bertemu Komisioner HAM PBB di Australia, Veronica Koman Bahas soal Papua Barat

Direktur Eksekutif ACFID Marc Purcell berujar, mereka menganggap Veronica Koman mengorbankan dirinya sendiri untuk mengabarkan dugaan pelanggaran HAM.

Purcell menambahkan, penghargaan yang dia terima juga mewakili mereka yang terus berupaya agar HAM selalu dilindungi dan ditegakkan.

ACFID menyatakan, mereka sudah meminta kepada Pemerintah Australia supaya melindungi Veronica karena dia dianggap "pembela HAM".

September lalu, Polda Jatim mengaku mereka sudah meminta bantuan Interpol maupun Australia guna memulangkan Veronica Koman.

Veronica Koman Bertemu Komisioner HAM PBB di Sydney dan Bahas soal Papua Barat

Halaman
12
Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved